KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep kembali menganggarkan dana alat kesehatan (alkes) berupa generator oksigen. Pada tahun 2024 ini, anggarannya senilai Rp5 miliar. Alkes itu dikhusus untuk RSUD Abuya Kangean.
Kepala Bidang (Kabid) Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep Moh. Nur Insan mengutarakan, anggaran pengadaan alkes tahun ini sangat besar jika di bandingkan tahun 2023 lalu yang hanya Rp2,3 miliar.
“Insya Allah Februari sudah mulai dibelikan melalui e-katalog,” katanya, Senin (15/1/2024).
Penggunaan generator oksigen disebut untuk menghemat biaya dan memberikan perlindungan jika terjadi kekurangan pasokan oksigen untuk persediaan rumah sakit.
Alasan anggaran pengadaan alkes itu hanya untuk rumah sakit, meskipun sudah dua tahun tidak ada pengadaan alkes puskesmas, karena berdasarkan aplikasi sarana, prasarana, dan alat kesehatan (ASPAK), alkes puskesmas sudah dinyatakan lengkap. Kebutuhannya dianggap tidak begitu mendesak, paling tidak hanya alat yang ringan ringan.
“Jika kebutuhan puskesmas mendesak, maka segera di perjuangkan untuk mendapatkan dana khusus peralatan,” tuturnya.
Pewarta: Imam Mahdi
Redaktur: Wawan A. Husna





