Maraknya tambang ilegal di Pamekasan dikeluhkan warga Palengaan akibat debu, jalan rusak, hingga ancaman krisis lingkungan dan banjir akibat kerusakan kawasan resapan air.
Banjir Pamekasan
Aliran Sungai Semajid Pamekasan Sebulan Tersumbat, Warga Keluhkan Lambatnya Penanganan
Aliran Sungai Semajid di Pamekasan tersumbat lebih dari sebulan akibat bambu roboh dan tumpukan sampah. Warga khawatir jembatan ambruk dan rumah terancam longsor karena penanganan dinilai lamban.
Curah Hujan Tinggi, 100 KK di Pamekasan Terdampak Banjir
Curah hujan tinggi menyebabkan 100 kepala keluarga (KK) di Desa Jalmak, Pamekasan, terdampak banjir. Polisi dan pemerintah desa bergerak cepat menyalurkan bantuan nasi bungkus untuk warga terdampak, sementara BPBD mengimbau kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan di wilayah rawan.
Waspadai Bencana Hidrometeorologi Basah, BPBD Pamekasan Mulai Petakan Daerah Rawan
BPBD Pamekasan meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi basah saat musim pancaroba. Sejumlah wilayah telah dipetakan sebagai daerah rawan banjir, longsor, dan angin kencang.
Akar Masalah Banjir Pamekasan Terlambat Diselesaikan
“Setiap musim hujan Madura dilanda banjir, tapi tidak ada upaya serius untuk menyelesaikan akar masalahnya. Ini menunjukkan lemahnya koordinasi dan perencanaan mitigasi bencana,” kata Nur Faizin, Rabu (13/5/2025).
Ratusan KK Terdampak Banjir, Warga Pamekasan Khawatir Ada Banjir Susulan
Seorang warga asal Kelurahan Gladak Anyar, Vivin Marcelina, mengaku khawatir akan ada banjir susulan, mengingat saat ini masih memasuki musim hujan.
Tidak Ada Lagi Postingan yang Tersedia.
Tidak ada lagi halaman untuk dimuat.










