Tanpa Perubahan Besar, Madura United Waspadai Kebangkitan Persebaya

KABAR MADURA | Madura United tidak melakukan perubahan besar dalam strategi jelang menghadapi Persebaya Surabaya pada laga Derby Suramadu di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (17/4/2026). Tim pelatih hanya melakukan sedikit penyesuaian dengan mempertajam pola permainan yang sudah berjalan.

Caretaker Madura United Rakhmad Basuki mengungkapkan, hasil evaluasi dari pertandingan terakhir melawan Persik Kediri menunjukkan performa tim yang cukup solid, terutama dalam bertahan dan memaksimalkan transisi positif. Hal itu dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi laga sarat gengsi ini.

“Secara taktik mungkin tidak ada yang khusus. Hanya ada beberapa perubahan pada cara bermain kami,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Pria yang akrab disapa Coach RB itu juga menyoroti potensi kebangkitan Persebaya. Dia mewaspadai motivasi tinggi Bajul Ijo setelah kekalahan 3-0 dari Persija Jakarta pada pekan sebelumnya.

Baca Juga:  Nadi Sape Kerrab

“Saya yakin mereka (Persebaya, red) termotivasi untuk bisa memenangkan pertandingan di Derby Suramadu ini,” ungkapnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Sementara itu, Madura United dihadapkan pada sejumlah kendala jelang pertandingan. Beberapa pemain dipastikan absen, seperti Jorge Mendonca yang baru menjalani operasi akibat cedera kepala, serta kiper Miswar Saputra. Selain itu, kondisi Nurdiansyah dan Aji Kusuma juga masih diragukan untuk tampil.

Tidak hanya itu, kondisi kebugaran Lulinha dan Brandao turut menjadi perhatian tim pelatih. Keduanya dilaporkan tengah mengalami masalah fisik, meski tim medis telah bekerja maksimal untuk mempercepat proses pemulihan.

Baca Juga:  Rencana Pindah Kandang Madura United Belum Dapat Restu LIB

“Mudah-mudahan apa yang dilakukan tim bisa menghasilkan hal positif nanti,” harapnya.

Meski menghadapi berbagai keterbatasan, Madura United tetap membidik hasil maksimal. Coach RB menyebut Laskar Sape Kerrab akan menurunkan komposisi terbaik, dengan rotasi pemain hanya dilakukan jika kondisi memaksa.

Dia optimistis seluruh pemain yang diturunkan memiliki semangat yang sama untuk meraih kemenangan dan membawa tim keluar dari zona degradasi.

“Di situasi seperti ini, saya pikir bukan waktu yang tepat untuk melakukan hal yang baru atau melakukan rotasi. Saya yakin, siapa pun yang main besok, memiliki motivasi sama untuk membawa tim keluar dari zona degradasi,” tukasnya. (nur/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *