KABAR MADURA | Gedung baru Perpustakaan Daerah (Perpusda) Kabupaten Bangkalan hingga kini belum dapat dimanfaatkan secara optimal. Meski pembangunannya telah rampung dan sempat ditargetkan beroperasi pada Desember lalu, kenyataannya layanan perpustakaan masih jauh dari kata normal hingga memasuki awal 2026.
Memasuki bulan kedua 2026, Perpusda Bangkalan masih belum siap beroperasi secara penuh. Layanan yang diberikan pun masih sangat terbatas. Kepala Bidang Pelayanan Perpustakaan Bangkalan Anik Susanti menyebut, hingga saat ini Perpusda hanya melayani pengembalian buku.
Kondisi itu terjadi lantaran Perpusda Bangkalan masih berada dalam masa transisi dari gedung lama ke gedung baru. Proses pemindahan fasilitas dan penataan ruangan belum rampung, sehingga sejumlah sarana belum dapat digunakan.
“Keadaannya masih seperti ini, masih berantakan buku belum disusun rapi dan fasilitas bangku, meja masih ada di gedung lama,” tuturnya, Senin (2/2/2026).
Di sisi lain, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Bangkalan Ainul Ghufron menyampaikan, Perpusda diperkirakan bisa beroperasi penuh pada 14 Februari 2026. Dia mengungkapkan, keterlambatan itu disebabkan keterbatasan tenaga dalam proses pemindahan fasilitas ke gedung baru.
“Keterlambatan ini faktornya juga terkendala anggaran, kami masih memanfaatkan tenaga pegawai, baik untuk pemindahan fasilitas dan pembersihan ruangan perpustakaan ini. Karena setelah selesai dibangun kontraktor langsung menyerahkan ke kami,” tegasnya. (km95/zul)





