KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan resmi melantik Taufikurrachman sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) definitif. Pelantikan tersebut merupakan hasil implementasi sistem manajemen talenta yang menekankan proses terstruktur dalam pengisian jabatan pimpinan tinggi.
Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman menjelaskan, sistem manajemen talenta merupakan pola pengelolaan pejabat berbasis kompetensi dan potensi kerja. Dengan sistem ini, penempatan pejabat dilakukan secara objektif, terukur, dan profesional.
“Ke depan kita ingin memberikan gambaran bahwa mutasi birokrasi merupakan hal yang biasa. Sehingga, tidak dianggap terlalu gawat,” ujar mantan anggota DPR RI itu.
Menurutnya, penerapan manajemen talenta diharapkan mampu menciptakan birokrasi yang lebih sehat dan kompetitif. Dia pun berharap sekda yang baru dilantik dapat bekerja optimal dalam menata birokrasi daerah.
“Semoga ini menjadi momentum untuk menjalankan pemerintahan dengan profesional,” tegasnya.
Sementara itu, Sekda Pamekasan Taufikurrachman menyatakan komitmennya untuk mengawal pelaksanaan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) sesuai visi dan misi bupati. Dia juga menekankan pentingnya memperkuat koordinasi antarorganisasi perangkat daerah (OPD) agar program pembangunan berjalan efektif.
“Yang pasti, kita perlu pembenahan, yang sudah jalan kita benahi. Karena bekerja di pemerintahan memang harus kerja keras dan kerja cepat,” jelasnya.
Terpisah, Kepala BKN Regional II Surabaya Soni Sultana mengungkapkan bahwa jabatan sekda memiliki peran sentral dalam birokrasi daerah. Dia menilai, sekda tidak hanya bertugas sebagai administrator, tetapi juga sebagai penggerak perangkat daerah sekaligus penjaga arah visi birokrasi.
Dia menegaskan apresiasinya terhadap proses pemilihan Sekda Pamekasan yang dilakukan melalui sistem manajemen talenta.
“Kami sangat mengapresiasi implementasi manajemen talenta ini dan berharap bisa menjadi contoh bagi wilayah lain,” ujarnya. (nur/zul)






