Teguhkan Spirit Excellent Culture, LPM UIN Madura Gelar FGD Review Dokumen Renstra 2025-2029

Pendidikan136 views

KABAR MADURA | Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Madura menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Review Dokumen Rencana Strategis (Renstra) UIN Madura 2025-2029”. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (24/9/2025) di Hotel Cahaya Berlian, Pamekasan ini dihadiri 50 peserta yang merupakan pimpinan kunci dan pemangku kebijakan UIN Madura.

Acara yang bertujuan untuk menyinergikan visi dan menyempurnakan draf Renstra tersebut dihadiri secara langsung oleh Rektor UIN Madura, Dr. H. Saiful Hadi beserta seluruh Wakil Rektor Bidang Akademik, Administrasi Umum, dan Kemahasiswaan.

Turut hadir Ketua Senat Akademik Dr. H. Achmad Muhlis, beserta sekretaris Senat, para Dekan dan Wakil Dekan dari seluruh fakultas, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, serta para Kepala Unit Kelembagaan di lingkungan UIN Madura.

Baca Juga:  Prof. AQ: KEK Tembakau Madura Jadi Solusi Penguatan Ekonomi Daerah

Dalam sambutan sekaligus pembukaan acara, Rektor Saiful Hadi menekankan pentingnya komitmen seluruh pimpinan dalam menyambut dan menyusun Renstra baru. Pihaknya menggarisbawahi bahwa penyusunan Renstra 2025-2029 harus meneguhkan spirit “Excellent Culture” atau Budaya Mutu yang Unggul.

“Dengan fondasi budaya mutu yang kuat, Renstra ini akan menjadi peta jalan yang efektif untuk memacu percepatan perkembangan dan peningkatan daya saing UIN Madura di tingkat regional, nasional, bahkan internasional” ujar Rektor.

Sementara itu, Ketua LPM UIN Madura Dr. Mulyadi dalam sambutannya menyampaikan paparan mengenai capaian Renstra periode sebelumnya, yaitu IAIN Madura 2019-2024. Pemaparan data capaian ini menjadi bahan evaluasi dan dasar yang kritis untuk perencanaan yang lebih terukur dan realistis ke depan.

Baca Juga:  Etika Perlindungan Generasi Digital: IBS PKMKK Mendukung Kebijakan Pembatasan Akses Digital Anak

“FGD ini adalah langkah strategis untuk mempersiapkan diri menjaga dan meningkatkan mutu kelembagaan melalui sebuah dokumen Renstra yang komprehensif, visioner, dan dapat diimplementasikan secara optimal,” jelasnya.

Kegiatan FGD berlangsung dinamis dan produktif, ditandai dengan diskusi serta masukan yang konstruktif dari seluruh peserta. Melalui forum ini, diharapkan akan lahir sebuah Dokumen Renstra UIN Madura 2025-2029 yang Sesuai dengan Falsafah keilmuan Universitas yang mengusung falsafah “Kampus Tanѐyan Lanjhâng, Pengembangan Ilmu Pengetahuan Islam Integratif”, sesuai dengan perkembangan zaman, dan mampu mengantarkan UIN Madura menuju lembaga pendidikan tinggi Islam yang unggul, bermutu dan berdaya saing internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *