KABAR MADURA | Tenda pedagang kaki lima (PKL) di Food Colony yang rusak akibat angin beberapa waktu lalu dipastikan tidak mendapat suntikan bantuan perbaikan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.
Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan Muttaqin mengatakan, tahun ini memang tidak ada anggaran khusus yang bersumber dari APBD terkait bantuan pemenuhan fasilitas PKL. Pihaknya hanya mengandalkan dana CSR.
Katanya, apabila ada kerusakan seperti tenda yang ditempati PKL, merupakan tanggung jawab masing-masing pedagang. Sejatinya, lanjut Muttaqin, pemasangan tenda di luar kios yang sudah disediakan memang inisiatif dari pedagang. Menurut Muttaqin, pemkab telah menyediakan kios khusus yang siap ditempati.
“Karena tidak ada anggaran, tahun ini kami belum bisa membantu. Jika minta solusi gimana, kami sarankan untuk menempati kios yang sudah disediakan,” ungkapnya, Minggu (24/8/2025).
Sementara itu, salah pedagang di Food Colony asal Kelurahan Bugih, Jaya, berharap tetap ada bantuan dari pemkab setempat. Sebab lokasi dagangnya tersebut dinilai paling strategis dari kios yang sudah disediakan.
Sebelumnya, dia menjelaskan, tendanya rusak sejak satu minggu yang lalu. Namun, diperbaiki secara mandiri. Puncaknya, pada Senin (18/8/2025), atap tendanya semakin rusak akibat angin. Bagian tenda yang awalnya tertutup kini hanya tinggal kerangka. Kendati demikian, pihaknya tetap berjualan.
“Kami berharap tetap ada bantuan dari pemkab,” ujarnya. (nur/zul)





