KABAR MADURA | Keberadaan Bazar Ramadan di Jalan Kemayoran, Kelurahan Barurambat Kota, Kecamatan Pamekasan, menuai keluhan dari sejumlah pengunjung. Aktivitas lalu lalang kendaraan di sekitar area bazar dinilai mengganggu kenyamanan aktivitas jual beli.
Sejak sore hari, kawasan itu dipadati pengunjung yang berburu takjil dan menu berbuka puasa. Di sisi lain, kendaraan yang masih melintas di jalur itu membuat kondisi jalan kian sempit dan padat. Situasi itu dikeluhkan karena dinilai mengurangi kenyamanan masyarakat yang ingin berbelanja dengan tenang.
Salah seorang pengunjung Bazar Ramadan, Ahmad, menilai lokasi bazar sebenarnya cukup strategis. Terlebih, menu yang ditawarkan di setiap stan sangat bervariasi sehingga memudahkan masyarakat mendapatkan pilihan takjil dalam satu tempat. Namun, dia berharap ada kebijakan baru dari pemerintah terkait pengaturan arus lalu lintas di kawasan tersebut.
“Kami sangat mengapresiasi pemerintah untuk mensentralisasikan UMKM di sini. Karena sangat membantu sekali kepada pembeli. Tapi kami merasa terganggu juga karena banyak kendaraan yang melintas. Semoga ada pengalihan arus,” ujarnya, Selasa (24/3/2026).
Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan Ahmad Sjaifudin menjelaskan, pihaknya telah melakukan pengaturan kendaraan selama jam operasional bazar. Untuk kendaraan roda empat (R4), tidak diperkenankan melintasi jalur bazar saat kegiatan berlangsung. Sementara kendaraan roda dua (R2) masih diperbolehkan melintas.
“Berhubung ruas bazarnya cukup panjang, jadi R2 diperbolehkan melintas. Karena itu bisa mempermudah pengunjung untuk mencari takjil. Jikapun terjadi kemacetan, tidak begitu padat, beda dengan mobil,” jelasnya.
Dalam penyelenggaraan Bazar Ramadan tersebut, tambah Sjaifudin, pihaknya melibatkan puluhan pelaku UMKM yang tergabung dalam paguyuban PKL Care Free Day (CFD). Kegiatan ini diharapkan mampu mendongkrak perekonomian pelaku usaha kecil di Kota Gerbang Salam, khususnya selama bulan Ramadan.
“Jam operasionalnya dari pukul 14.00-18.00 WIB. Semoga ini bisa mendongkrak kemajuan ekonomi daerah,” tukasnya. (nur/zul)





