Terkendala Teknis, 2 Unit RTLH di Pamekasan Belum Tersentuh Pengerjaan

Berita28 views

KABAR MADURA | Program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Pamekasan masih menyisakan dua unit rumah yang belum tersentuh pengerjaan sama sekali. Dari total 47 penerima bantuan tahun 2025, sebanyak 22 rumah dilaporkan telah rampung 100 persen. Sementara lainnya masih berada pada berbagai tahap pembangunan.

Staf Bidang Perumahan DPRKP Pamekasan, Dwi Budayana Eka Dewantara mengatakan, progres RTLH tahun ini terus berjalan meski tidak merata. Rinciannya, selain 22 unit yang telah selesai, terdapat 17 unit mencapai progres 75 persen, 4 unit berada di 50 persen, 2 unit di 30 persen, serta 2 rumah yang belum dikerjakan sama sekali.

Baca Juga:  Pastikan Stok BBM Aman, Polres Pamekasan Intensifkan Patroli dan Pengawasan SPBU

Dua unit yang belum tersentuh tersebut, kata Dwi, mengalami kendala teknis. Satu unit masih menunggu giliran tukang, sementara satu lainnya menunggu kesiapan penerima karena faktor cuaca yang memasuki musim hujan. Meski begitu, pihaknya optimistis seluruh pengerjaan dapat tuntas sebelum akhir tahun.

“Akhir tahun harus tuntas. Kita upayakan maksimal,” ujarnya, Jumat (14/11/2025).

Dwi juga menjelaskan, tidak ada tambahan anggaran dalam APBD Perubahan, sehingga cakupan penerima baru dipastikan tidak bertambah. Bahkan, pencairan dana stimulan senilai Rp17,5 juta per penerima pun masih dalam proses karena penetapan Perubahan Anggaran Keuangan (PAK) baru selesai.

Baca Juga:  Jaga Tradisi ‘Per-Peran’ Warga Pesisir Tetap Kondusif, Polres Pamekasan Terjunkan Personel Amankan Jalur

“Jadi belum ditransfer. Tapi proses pengajuan di keuangan sudah berjalan,” terangnya.

Untuk tahun 2026, pihaknya mengusulkan 1.000 penerima RTLH. Namun kepastiannya masih menunggu pembahasan anggaran, yang biasanya dapat diketahui pada awal tahun. (rul/ong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *