Tokoh Lintas Agama Apresiasi Pemkab Sumenep dalam Jaga Kerukunan

Berita, News105 views

KABAR MADURA | Kerukunan antarumat beragama di Sumenep semakin kuat, khususnya di bawah kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wongsojudo dan Wakil Bupati Dewi Khalifah. Hal itu diungkapkan oleh beberapa tokoh lintas agama di Kota Keris ini.

Pendeta Gereja Sidang Persekutuan Injil Indonesia (GSPII) Sumenep Yusuf Eko Basuki menyampaikan rasa terima kasih kepada pemerintah daerah yang telah menciptakan lingkungan yang harmonis dan damai.

Keberhasilan ini, menurutnya, tidak lepas dari komitmen pemimpin Sumenep dalam melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga kebersamaan. Terbukti, di antara empat kabupaten di Madura, hanya Kabupaten Sumenep yang memiliki kampung toleransi beragama.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian dan upaya Bapak Bupati Achmad Fauzi dalam membangun kerukunan antar umat beragama di Sumenep. Semua agama di sini merasa dihargai dan diberikan kebebasan untuk beribadah dengan tenang,” paparnya.

Senada dengan Yusuf Eko Basuki, sesepuh penganut Konghucu Sumenep, Imam Santoso, juga menyampaikan apresiasi yang sama. Menurutnya, Bupati Fauzi memberikan dukungan penuh kepada umat beragama di Sumenep untuk selalu menjaga hubungan baik antar pemeluk agama.

“Bupati Fauzi tidak hanya mendukung, tetapi juga selalu memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga kerukunan antar umat beragama serta memberikan pemahaman kepada kami seputar moderasi beragama. Beliau mengajak kami untuk berperan aktif dalam setiap kegiatan yang bisa mempererat hubungan antar agama. Ini menunjukkan komitmennya terhadap kerukunan,” ujarnya.

Ketua Klenteng Pao Sian Lin Kong Sumenep, Sugianto Irwan Darsono, juga memberikan pengakuan serupa. Mereka menilai bahwa program-program yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Sumenep berhasil mengurangi potensi gesekan antar umat beragama.

“Di bawah kepemimpinan Bupati Fauzi, kami merasa lebih diterima dan dihargai dalam menjalankan ritual keagamaan,” tegasnya.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Luncurkan Program Desa Cantik 2026, Dorong Desa Berbasis Data

Begitu juga yang diungkapkan oleh Jemaah Katolik Maria Gunung Karmel Sumenep, Edy Rusmanto. Dia mengungkapkan bahwa komunikasi Achmad Fauzi dengan umat beragama di Sumenep sangat baik dan terasa kelembagaannya.

“Kami menjalankan ibadah dengan tenang. Inilah bukti bahwa Pak Fauzi mampu merangkul semua golongan tanpa membedakan. Semua berjalan dengan baik dan damai,” ungkapnya.

Pendeta Naomi juga memberikan apresiasi positif atas komitmen Bupati Fauzi dalam menjaga kerukunan. “Kami benar merasakan betul upaya pak Fauzi dalam merawat kerukunan antar umat beragama, tanpa membedakan satu sama lain,” jelasnya.

Sekadar diketahui, sedikitnya ada empat agama yang berkembang di Sumenep, yakni Islam, Kristen, Katolik, dan Buddha. (ara/ong)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *