Ulama Apresiasi Netralitas Kapolres Pamekasan di Pilkada 2024

Berita, News76 views

KABAR MADURA | Ulama mengapresiasi kinerja dan netralitas Kapolres Pamekasan AKBP Jazuli Dani Iriawan jelang Pilkada 2024. Mantan Kabagbinopsnal Ditresnarkoba Polda Jatim itu turut berterima kasih atas kepedulian ulama.

Apresiasi tersebut diketengahkan saat audiensi Gerakan Umat Islam Pamekasan (GUIP) di Mapolres Pamekasan, Senin (18/11/2024).

Dalam kesempatan itu, GUIP berterima kasih atas kinerja Polres Pamekasan yang berkaitan dengan “penyakit masyarakat” (pekat). Mereka mengapresiasi Polres Pamekasan terkait penyelidikan dan penyidikan yang sudah putusan inkrah tentang hiburan malam.

GUIP juga bertekad untuk bersama-sama dalam menjaga kamtibmas Pamekasan. Itu adalah tanggung jawab bersama.

Baca Juga:  178 Desa di Pamekasan Terima DD Rp200-300 Juta pada 2026

“Saya meminta dukungan ulama untuk sama-sama tanggung jawab agar Pamekasan tidak terjadi seperti di Sampang, yang berujung pada pembunuhan,” ujar AKBP Dani.

AKBP Dani menyampaikan kepada GUIP bahwa telah membuat terobosan dalam menyikapi pekat, berupa Satgas Khusus guna membuat masyarakat lebih aman dan kondusif.

“Memang benar saya sampaikan terkait netralitas, saya tidak pernah memberikan perintah atau pun arahan khusus kepada anak buahnya. Baik mulai dari Wakapolres sampai dengan tingkat Kapolsek, tidak ada arahan untuk mendukung salah satu paslon, baik cabup maupun cawabup,” bebernya.

Para ulama sadar bahwa masyarakat sedang dihadapkan pada isu-isu bertebaran yang kebenarannya belum tervalidasi.

Baca Juga:  Safari Ramadan, Bupati Pamekasan Ajak Pejabat Perkuat Sinergi di Tengah Keterbatasan Anggaran

“Saya juga sampaikan terkait netralitas sebenarnya bukan hanya TNI/Polri, tetapi juga mengikat kepada ASN, instansi-instansi terkait, kepala desa harus juga netral,” tegasnya.

Jangan sampai ada gesekan di tingkat bawah, di tingkat desa, kata AKBP Dani, yang membuat situasinya menjadi buruk dan menjadi tidak enak.

“Intinya saya sebagai Kapolres meminta dukungan semua elemen. Kita bertanggung jawab terhadap kondusivitas Pamekasan. Saya ingin Pamekasan ini tertib dan terus aman, jangan sampai ada korban seperti yang terjadi di Sampang,” tukasnya. (nur/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *