KABAR MADURA | Program Universal Health Coverage (UHC) mendapatkan penilaian positif dari warga Sumenep. Mereka menilai program itu sangat membantu meringankan beban masyarakat di bidang kesehatan dan meminta program itu terus dilanjutkan.
Salah seorang warga Kecamatan Pragaan, Moh Anwar, mengatakan, UHC ini program yang harus dilanjutkan. Sebab sangat terasa manfaatnya, pelayanan kesehatan gratis yang hanya bermodal kartu tanda penduduk (KTP).
“Kami tentu sangat senang, namun bukan ingin sakit, tapi setidaknya bisa meringankan beban,” tuturnya kepada Kabar Madura, Selasa (4/2/2025).
Menanggapi penilaian positif itu, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan, adanya program UHC ini untuk memastikan bahwa seluruh warga Sumenep bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak dan terjangkau, tanpa perlu mengkhawatirkan biaya pemeriksaan hingga pengobatan.
“Kami ingin memastikan bahwa semua masyarakat, bisa memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa terbebani biaya,” ungkapnya.
Menurut Bupati Fauzi, masyarakat Sumenep yang mengakses pelayanan kesehatan, baik pemeriksaan, tindakan operasi hingga pengobatan lainnya, biayanya telah ditanggung oleh pemerintah kabupaten (pemkab).
Demi melancarkan program UHC, Politisi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan itu menyebut, pihaknya telah menggandeng sejumlah fasilitas kesehatan (faskes), mulai dari pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) hingga rumah sakit. Sehingga, warganya bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang cepat dan efektif.
Bupati Fauzi mengimbau kepada seluruh warga Sumenep untuk terus memanfaatkan program UHC, dengan mengikuti seluruh syarat dan prosedur yang telah ditentukan. Dia juga mengingatkan kepada seluruh faskes agar terus memaksimalkan pelayanannya.
“Cukup bawa KTP atau KK, sudah bisa mendapatkan layanan gratis ini,” pungkasnya. (ara/zul)





