Pembangunan DAK Fisik Pendidikan di Pamekasan Menunggu Pencairan Tahap Tiga

News, Pendidikan211 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Realisasi pembangunan dana alokasi khusus (DAK) fisik sektor pendidikan baru mencapai 75 persen. Padahal, pembangunan itu ditarget selesai pada November mendatang. 

Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Pamekasan Ridwan mengatakan, pembangunan itu akan selesai sesuai target yang sudah ditentukan. DAK tersebut dikhususkan untuk pembangunan gedung dan rehabilitasi kelas. 

Dia menyebut, tahun ini terdapat 12 lembaga pendidikan yang mendapatkan DAK tersebut. Rinciannya, 9 SMP negeri dan 3 swasta. Secara keseluruhan, total anggarannya sekitar Rp12 miliar. 

“Pembangunan gedung seperti toilet, UKS, laboratorium dan lainnya. Artinya, gedung yang awalnya tidak ada atau diperlukan penambahan baru. Kalau rehabilitasi, ya perbaikan kelas yang memang sudah sangat parah,” jelasnya saat ditemui Kabar Madura, Selasa (17/10/2023). 

Baca Juga:  Menuju SPMB 2026/2027, Disdikbud Pamekasan Minta Sekolah Matangkan Persiapan

Sementara untuk proses pencairannya, ungkap Ridwan, dilakukan secara bertahap, yakni tahap pertama sebesar 25 persen, tahap kedua 45 persen, dan tahap ketiga 30 persen. Saat ini, hanya tinggal menunggu proses pencairan tahap ketiga. Pencairan dana bisa dilakukan apabila telah dilakukan pemeriksaan oleh fasilitator terkait progres pembangunannya. Apabila progres pembangunannya sesuai dengan tahapannya, maka proses pencairan bisa dilakukan. 

JJS Kabar Madura

Diketahui, belasan lembaga pendidikan yang mendapatkan DAK tahun ini adalah SMPN 8 Pamekasan, SMPN Pademawu 2, SMPN Kadur, SMPN 3 Pamekasan, SMPN 5 Pamekasan, SMPN Waru, SMPN Batumarmar, SMPN 4 Pamekasan, SMPN Pakong, dan SMP Puncak Darussalam. 

Baca Juga:  Libatkan 24.114 Siswa, Pamekasan Pecahkan Rekor MURI di Perayaan Puncak Hardiknas Jatim 2026

“Yang duanya lagi swasta, tapi saya lupa. Untuk pencairan lancar,” tambahnya. 

Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 8 Pamekasan Abdul Qodimul Azal menuturkan, dengan didapatkannya bantuan DAK  itu bisa menunjang kelengkapan sarana prasarana (sarpras) sekolah lebih baik. Sebab, menurutnya, dengan adanya gedung yang lebih layak dapat mempengaruhi kualitas sistem belajar mengajar, sehingga bisa meningkatkan prestasi sekolah ataupun siswa. 

“Proses pengerjaan dari September lalu. Kami dapat estimasi 120 hari selesai. Pembangunannya, ada UKS dan tempat ibadah serta ada beberapa kelas yang direhab,” tukasnya. 

Pewarta: Safira Nur Laily  

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *