KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memastikan akan melakukan seleksi terbuka (Selter) untuk mengisi kekosongan jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama. Akan tetapi, prosesnya membutuhkan waktu yang cukup panjang, lantaran harus mengajukan izin atau rekomendasi kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI.
Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pamekasan Saudi Rahman, melalui Kepala Bidang (Kabid) Mutasi dan Promosi Achmad Syaifurrahman menyampaikan, surat permohonan rekomendasi kepada Kemendagri RI mengenai pengisian JPT pratama itu sudah diajukan sekitar satu pekan yang lalu. Namun, sampai saat ini belum ada jawaban atas diperbolehkannya melakukan seleksi terbuka.
“Setelah tahapan selesai, kami nanti akan laporkan lagi kepada KASN dan BKN, di mana BKN nantinya akan mengeluarkan persetujuan teknis,” ujar Syaifur, Kamis (8/8/2024).
Dia menjelaskan, surat permohonan rekomendasi tersebut itu hanya untuk pengisian JPT pratama. Sementara untuk pengisian jabatan di bawahnya, yakni eselon tiga dan lainnya, perlu diajukan kembali sebagaimana proses sebelumnya.
“Kami fokus pada 6 JPT pratama untuk selter, jadi pengajuannya melakukan surat, nanti di akhir diajukan lagi melalui aplikasi yang sudah tersedia,” tegasnya.
Sekadar diketahui, 6 JPT pratama yang kosong itu adalah kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil), kepala Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo), Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP), dan 2 staf ahli Bupati.
Pewarta: Khoyrul Umam Syarif
Redaktur: Sule Sulaiman





