KABAR MADURA | Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura semakin serius dalam menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga mandiri secara ekonomi. Hal ini diwujudkan melalui program praktik kewirausahaan yang dikemas dalam bentuk bazar produk mahasiswa.
Tercatat, tahun ini terdapat sekitar 73 kelompok usaha mahasiswa yang aktif menjalankan bisnisnya, baik di lingkungan kampus maupun di luar kampus. Mereka aktif ikut di kegiatan kampus maupun luar kampus.
Rektor UNIBA Madura Prof. Rachmad Hidayat mengatakan, mahasiswa tidak hanya menjual produk, tetapi juga belajar mengelola usaha mereka secara nyata, mulai dari merancang konsep produk, menghitung biaya produksi, menentukan harga jual, hingga menghitung margin keuntungan.
Dia menegaskan bahwa praktik kewirausahaan ini adalah bagian dari upaya kampus dalam mencetak generasi muda yang tangguh dan siap bersaing.
Pihaknya akan terus mendukung kegiatan mahasiswa. Tahun ini sudah ada 70 kelompok usaha yang aktif, dan ke depan UNIBA Madura mendorong agar jumlahnya terus bertambah hingga lebih dari 100 kelompok.
“Ini penting untuk mewujudkan kemandirian ekonomi mahasiswa sejak dini sekaligus memenuhi kebutuhan mahasiswa itu sendiri,” jelas Prof. Rachmad.
Program kewirausahaan ini diyakini mampu melatih mental bisnis, jiwa kepemimpinan, dan daya tahan mahasiswa dalam menghadapi tantangan pasar yang sesungguhnya. Dengan demikian, setelah lulus, mahasiswa UNIBA Madura tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap menciptakan lapangan pekerjaan.
“Karena mahasiswa dengan keterampilan praktis yang relevan dengan dunia usaha sekaligus menggerakkan roda ekonomi kreatif di lingkungan kampus dan masyarakat sekitar,” pungkasnya. (ara/waw)






