KABAR MADURA | Meski hampir memasuki puncak musim kemarau, potensi hujan masih ada. Terbukti, saat ini Rabu (31/7/2024) hujan masih terjadi di Sumenep. Bahkan, hingga besok Kamis (1/7/2024) diperkirakan masih ada potensi hujan.
Hal itu diungkapkan Kepala BMKG Sumenep Usman Khalid. Berdasarkan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sebelumnya itu dibenarkan bahwa kemarau saat ini masih ada potensi hujan.
Bahkan, dirinya mengimbau kepada masyarakat agar mulai saat ini, hingga besok diharapkan mawas diri, karena dimungkinkan adanya petir yang membahayakan serta gelombang tinggi berpeluang terjadi di perairan Masalembu dan Kangean. Selain itu, diimbau waspada gelombang tinggi lebih dari 2,5 meter di perairan selatan.
“Hati-hati, utamanya masyarakat yang bekerja sebagai pelaut (menangkap ikan di laut),” ucapnya.
Kondisi itu disebut berlaku 24 jam, mulai 1 Agustus 2024 pukul 07:00 WIB. Kondisi cuaca cenderung berawan di beberapa wilayah perairan Jawa Timur, potensi hujan ringan hingga sedang dapat terjadi di laut Jawa bagian utara dan perairan Sumenep.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumenep Ach. Laili Maulidi melalui Kabid Kedaruratan dan Logistik (KL) Sumenep Akh. Taufik juga bersiap khawatir adanya bencana, sehingga dirinya saat ini mulai mengumumkan pada masyarakat di sekitar jalan agar kedepan waspada.
“Mengenai cuaca yang diprediksi BMKG itu segera diindahkan, artinya harus lebih berhati-hati. Terutama para pelaut,” tegasnya.
Selain itu, dia mengimbau agar masyarakat juga waspada terjadinya kebakaran dan kekeringan dan masalah krisis air. Sebab, musim kemarau saat ini biasanya ada saja bencana yang tidak disangka-sangka sebelumnya.
“Kami berupaya juga dalam hal mengantisipasi bencana, yakni pelatihan mengenai tips dasar kesiapsiagaan terhadap bencana juga dilakukan,” paparnya.
Pewarta: Imam Mahdi
Redaktur: Wawan A. Husna




