KABAR MADURA | Sensus Pertanian lanjutan sudah terealisasi Agustus 2024 lalu. Namun, saat ini masih tahap validasi, sehingga belum bisa diketahui secara detail terkait Survei Ekonomi Pertanian 2024.
Plt. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pamekasan Handoyo mengatakan, validasi sensus pertanian lanjutan tersebut ditarget rampung Desember 2024 mendatang dan segera bisa dirilis secara terpusat.
Berdasarkan data Sensus Pertanian 2023 tahap awal, di Pamekasan tembus 178.060 usaha pertanian perorangan (UTP). Hal itu mengalami peningkatan dibanding sebelumnya.
“Sensus Pertanian lanjutan ini untuk mengetahui data ekonomi pertanian yang akurat, seperti informasi pendapatan, pengeluaran, harga, dan lain sebagainya,” ungkap Handoyo, Kamis (31/10/2024).
Sementara itu, Akademisi Bidang Ekonomi, Istianah, mengatakan, pertumbuhan jumlah petani tersebut harus bisa terakomodir dengan baik oleh pemerintah daerah. Pasalnya, hal itu cukup berpengaruh terhadap kondisi ekonomi di daerah.
Menurutnya, dengan stabilnya sumber bahan pangan, bisa berdampak terhadap peningkatan ekonomi. Oleh karena itu, ratusan ribu petani itu diharapkan bisa terfasilitasi dengan baik. Seperti disediakan bantuan bibit unggul, penyediaan sarana dan prasarana pertanian, dan penyuluhan mengenai pengelolaan pertanian.
“Melalui fasilitasi itu, para petani akan merasa lebih mudah untuk mengembangkan hasil pertaniannya. Artinya, tidak hanya dilakukan pendataan, tapi juga harus ada dorongan dari pemangku kebijakan untuk memfasilitasi para petani. Karena sektor pertanian ini, juga menyumbang terhadap peningkatan ekonomi daerah,” terangnya Dosen Ekonomi Syariah STAIFA Pamekasan itu. (nur/zul)





