Bupati Fauzi Tegaskan Kinerja OPD Harus Berpihak pada Stabilitas Lingkungan

Berita70 views

KABAR MADURA | Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, kembali menunjukkan kepemimpinan visioner dengan menegaskan bahwa isu perubahan iklim bukan sekadar wacana global, melainkan tanggung jawab nyata pemerintah daerah yang harus dijawab melalui kebijakan konkret dan terukur.

Menurut Bupati Fauzi, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep wajib menjadikan stabilitas lingkungan sebagai indikator penting dalam menilai kinerja dan perencanaan pembangunan.

“Perubahan iklim bukan isu elitis. Dampaknya langsung dirasakan masyarakat, mulai dari cuaca ekstrem hingga ancaman ekologis. Karena itu, pemerintah daerah tidak boleh hanya bicara, tetapi harus bertindak,” tegas Fauzi.

Sebagai bentuk komitmen nyata, Pemkab Sumenep kini secara bertahap mengalihkan penggunaan kendaraan dinas berbasis energi listrik, baik mobil maupun sepeda motor. Kebijakan ini menempatkan Sumenep sebagai salah satu daerah di Madura yang berani mengambil langkah progresif dalam transisi menuju energi bersih.

Baca Juga:  Warga dan Pengecer Disebut Biang Keladi Kelangkaan Gas LPG Bersubsidi

Bagi Fauzi, kebijakan tersebut bukan simbol seremonial, melainkan pesan politik dan birokrasi bahwa perubahan harus dimulai dari dalam pemerintahan.

“Kami sengaja memulai dari kendaraan dinas. Pemerintah harus memberi contoh lebih dulu. Transisi energi tidak akan berhasil jika hanya dibebankan kepada masyarakat,” ujarnya.

Keteladanan itu ditunjukkan langsung oleh Bupati Fauzi yang sehari-hari menggunakan mobil dinas listrik dalam aktivitas kedinasannya. Ia menegaskan, efisiensi energi hanyalah satu sisi dari manfaat kebijakan tersebut. Yang lebih penting adalah perubahan paradigma pembangunan.

“Pembangunan tidak boleh lagi mengabaikan lingkungan. Kendaraan listrik adalah pintu masuk untuk mengubah cara pandang OPD terhadap transportasi, energi, dan masa depan daerah,” kata dia.

Baca Juga:  Tidak Sesuai Standar, Legislatif Sumenep Sarankan Wali Siswa Kompak Kembalikan Menu MBG

Tak hanya berfokus pada internal pemerintahan, Pemkab Sumenep juga mendorong penggunaan sepeda motor listrik di tengah masyarakat sebagai alternatif transportasi ramah lingkungan. Langkah ini diharapkan mampu menekan emisi gas buang sekaligus membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya energi berkelanjutan.

Bupati Fauzi menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan lingkungan tidak bisa berjalan sepihak. Sinergi antara OPD dan masyarakat menjadi kunci agar pembangunan tetap berjalan tanpa mengorbankan ekosistem.

“Menjaga lingkungan harus menjadi gerakan bersama. Jika pemerintah dan masyarakat berjalan searah, saya yakin Sumenep bisa tumbuh secara ekonomi tanpa kehilangan keseimbangan ekologisnya,” pungkasnya. (ara/nam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *