KABAR MADURA | Universitas Bahauddin Mudhary (UNIBA) Madura terus menguatkan jati diri sebagai kampus yang tidak hanya menekankan capaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritualitas mahasiswa.
Hal itu ditegaskan oleh Presiden Mahasiswa UNIBA Madura, M. Rofiqul Mukhlisin, yang menilai bahwa mahasiswa UNIBA harus membiasakan diri meningkatkan kualitas spiritual, terutama melalui aktivitas positif di luar kampus.
Menurut Rofiqul, penguatan spiritualitas menjadi fondasi penting dalam membentuk mahasiswa yang beretika, berakhlak, dan memiliki kepekaan sosial di tengah masyarakat.
“Mahasiswa UNIBA Madura tidak cukup hanya unggul di ruang kelas. Kami didorong untuk aktif membangun spiritualitas di luar kampus, seperti mengikuti selawatan, majelis zikir, dan kegiatan-kegiatan positif lainnya yang bernilai keagamaan dan sosial,” ujarnya.
Dia menegaskan, kebiasaan spiritual tersebut memiliki dampak langsung terhadap sikap dan perilaku mahasiswa dalam kehidupan sehari-hari. Dengan spiritualitas yang kuat, mahasiswa diharapkan mampu menjaga integritas, menumbuhkan empati, serta menjadi teladan di tengah masyarakat.
Rofiqul juga menyampaikan bahwa UNIBA Madura secara konsisten menciptakan iklim akademik yang seimbang antara intelektualitas dan spiritualitas. Kampus tidak hanya menjadi ruang pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga wadah pembinaan nilai-nilai keislaman dan kebudayaan lokal Madura.
“Spiritualitas adalah penyangga moral. Ketika mahasiswa memiliki kebiasaan ibadah dan kegiatan positif di luar kampus, maka sikap kritis, kepemimpinan, dan tanggung jawab sosial mereka akan tumbuh dengan lebih sehat,” kata dia.
Lebih jauh, Presiden Mahasiswa UNIBA Madura itu menilai bahwa keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan keagamaan dan sosial di masyarakat merupakan bentuk nyata pengabdian kampus kepada lingkungan sekitar. Kehadiran mahasiswa UNIBA dalam kegiatan salawatan dan majelis keagamaan dinilai mampu memperkuat hubungan kampus dengan masyarakat.
Dia berharap, semangat meningkatkan spiritualitas tersebut dapat menjadi budaya yang mengakar di kalangan mahasiswa UNIBA Madura, seiring dengan upaya kampus mencetak lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara moral dan spiritual.
“UNIBA Madura ingin melahirkan generasi muda yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Itu hanya bisa terwujud jika spiritualitas dan akademik berjalan seiring,” pungkas Rofiqul. (ara/nam)






