KABAR MADURA | Setelah sekian lama menunggu pencairan biaya penunjang operasional penyelenggaraan pendidikan (BPOPP) siswa SMA/SMK dan SLB, akhirnya ada titik terang untuk dicairkan.
Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdindik) Jawa Timur Wilayah Sumenep Budi Sulistyo mengatakan, saat ini dana BPOPP sudah dicairkan khusus SMA/SMK SLB khusus negeri. Sementara, untuk sekolah swasta, belum dicairkan.
“Insya allah bulan Juli ini dapat dicairkan,” katanya, Selasa, (2/7/2024).
Menurutnya, tahun ini ada yang berubah dalam peraturan penggunaan BPOPP. Kuasa pengguna anggaran (KPA) yang biasanya diserahkan ke masing-masing lembaga pendidikan, tahun ini diserahkan ke cabang dinas pendidikan masing-masing daerah. Sementara kepala sekolah sebagai pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK).
Meski demikian, kepala sekolah tetap bertanggung jawab, di sekolah juga tetap ada bendahara BPOPP. Transfer dana dari provinsi ke cabdin diteruskan ke sekolah.
“Aturan ini hanya khusus untuk sekolah negeri. Sementara sekolah swasta tetap seperti tahun-tahun sebelumnya, dan berstatus hibah,” ucapnya.
Dalam pencairan itu, pengawasan penggunaan dana tetap dihawatirkan ada ketidaksesuaian penggunaan di masing-masing sekolah.
“Ini akan terus kami awasi hingga pengSPJ-an nantinya,” imbuh Budi.
Belum cairnya bantuan khusus sekolah swasta diyakini Budi, akan menghambat proses belajar mengajar di sekolah. Tetapi, kata mantan dosen Unira Pamekasan ini, pada Juli sudah mulai dicairkan.
“Sekarang sudah Juli awal, jadi hingga akhir Juli pencairan dapat dilaksanakan,” ujarnya.
Budi menjelaskan, untuk SMK teknik, diberikan anggaran sebesar Rp135 ribu per siswa, SMK nonteknik sebesar Rp110 ribu per siswa. SMA Rp70 ribu dan PKPLK/SLB sebesar Rp150 ribu per siswa.
Terdapat 171 lembaga pendidikan dengan 23.631 siswa di Sumenep, di antaranya; 79 SMK swasta dengan 6.913 siswa, 77 SMA swasta dengan 7.809 siswa, 3 SMK negeri dengan 2.238 siswa, 12 SMA negeri dengan 6.671 siswa.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Bluto Abu Amin Dasuki mengakui bahwa BPOPP sekolah negeri sudah cair. Dana digunakan sebagaimana mestinya. Harapannya, semoga ada tambahan, mengenai BPOPP ini. “Ya sudah cair,” singkatnya.
Pewarta: Imam Mahdi
Redaktur: Wawan A. Husna





