KABAR MADURA | Tahun ini, Dinas Sosial (Dinsos) Pamekasan tengah mengusulkan bantuan bagi ratusan penyandang disabilitas serta masyarakat rentan di wilayahnya. Bantuan ini bersumber dari Kementerian Sosial (Kemensos), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur, dan pemerintah daerah (pemda).
Kepala bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Dinsos Pamekasan Amir Mahmud mengatakan, pengusulan bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memenuhi kebutuhan rehabilitasi sosial.
Hingga saat ini, terdapat 662 orang yang telah diusulkan sebagai penerima bantuan, terdiri dari 130 penerima bantuan pemerintah daerah, 132 dari Pemprov Jatim, dan sekitar 400 orang dari Kemensos.
“Kalau yang dari pemerintah, kemungkinan April ini akan cair. Bagi yang telah menerima bantuan dari pemerintah daerah, dipastikan tidak akan mendapatkan bantuan dari Kemensos maupun dari Pemprov Jatim dan seterusnya,” ungkapnya, Minggu (16/3/2025).
Bantuan yang diusulkan ke Pemprov Jatim dan Kemensos, meliputi alat bantu bagi penyandang disabilitas, seperti kursi roda, alat bantu pendengaran, kaki dan tangan palsu, bantuan kewirausahaan, serta paket kebutuhan dasar. Paket kebutuhan dasar ini mencakup bahan kebutuhan pokok (sembako) dan tambahan nutrisi.
Amir menyampaikan, sampai ini, belum ada bantuan yang terealisasi. Bantuan tersebut masih menunggu proses tindak lanjut dari pemerintah terkait. Dia berharap, agar usulan yang diajukan bisa diterima, karena permohonan bantuan dimungkinkan akan terus bertambah.
“Selain alat bantu, kami juga telah mengusulkan tambahan bantuan, seperti sembako dan nutrisi bagi disabilitas. Kebutuhan ini sangat penting bagi mereka,” pungkasnya. (km62/din)





