Dishub Pamekasan Kewalahan Tangani Jukir Liar Jelang Idulfitri 1446 H

Berita102 views

KABAR MADURA | Juru parkir (jukir) liar masih marak di Pamekasan, terutama di momen bulan Ramadan. Hal ini membuat Dinas Perhubungan (Dishub) Pamekasan kewalahan menangani jukir liar yang berada di beberapa titik kota.

Kepala Seksi Perparkiran Dishub Pamekasan Suhardjo mengakui, pihaknya kesulitan menangani jukir liar di wilayahnya. Fenomena ini terjadi setiap tahun, terutama di pusat-pusat perbelanjaan menjelang perayaan Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah.

Meski masalah ini berulang, Dishub Pamekasan hingga kini belum memiliki data valid mengenai jumlah jukir liar yang beroperasi. Bahkan, belum ada laporan pasti mengenai jukir liar yang berhasil ditertibkan sejak 2023 hingga 2024.

“Momen seperti saat ini memang banyak dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk kepentingan pribadi, yang dapat mengganggu ketertiban serta berdampak pada jukir resmi,” ungkapnya, Rabu (12/3/2025).

Menurutnya, pemerintah daerah memiliki 132 jukir resmi yang tersebar di berbagai titik lokasi. Namun, jika ditemukan praktik jukir liar, Dishub Pamekasan hanya bisa memberikan peringatan dan pembinaan melalui surat pemanggilan dinas.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Sebagai upaya antisipasi, kata Suhardjo, pihaknya akan memperketat penataan perparkiran menjelang Idulfitri. Langkah ini dilakukan untuk mengatasi lonjakan jukir liar yang kerap muncul di pusat perbelanjaan, terutama di wilayah perkotaan. “Kalau urusan jukir liar, kami akui sangat kesulitan,” ujarnya

Suhardjo mengungkapkan, selain fokus pada sistem pengawasan jukir liar, juga akan memperketat penataan perparkiran di beberapa titik lokasi parkir yang menjadi tanggung jawabnya, termasuk di Pasar Kolpajung dan Pasar 17 Agustus Pamekasan.

Langkah strategis yang dilakukan, pihaknya akan  memanggil jukir untuk berdiskusi mengenai pengelolaan parkir, serta kesiapannya dalam menghadapi lonjakan pengunjung selama Ramadan dan Idulfitri tahun ini.

“Rasanya tidak perlu menambah juru parkir, karena kami akan memaksimalkan fungsi dan peran jukir untuk menata dan mengelola itu. Kami masih membahas kapan sistem itu akan diterapkan,” imbuhnya. (KM62/din)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *