DPRD Sumenep Inginkan Dampak Nyata dari Predikat WTP

KABAR MADURA | Ketua DPRD Sumenep H. Zainal Arifin memberikan apresiasi kepada pemerintah kabupaten (pemkab) atas diraihnya kembali opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Raihan ini tercatat sebagai capaian predikat WTP yang ke-8 kalinya berturut-turut.

Opini WTP merupakan predikat tertinggi yang diberikan BPK RI terhadap laporan keuangan pemerintah daerah (LKPD) yang dinilai telah disusun dan disajikan secara wajar sesuai standar akuntansi pemerintahan (SAP). Predikat ini menunjukkan bahwa pengelolaan keuangan berjalan dengan baik, transparan, dan akuntabel.

“Keberhasilan ini adalah buah dari kerja keras, komitmen, dan sinergi yang kuat antara pemangku kebijakan, jajaran perangkat daerah, serta seluruh elemen birokrasi yang terlibat dalam tata kelola pemerintahan,” kata Zainal, Selasa (22/4/2025).

Baca Juga:  Afirmasi Kedokteran dengan UTM Jadi Strategi Pemkab Sumenep Penuhi Kebutuhan Dokter Kepulauan

Maka dari itu, pihaknya mengucapkan selamat dan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada bupati Sumenep dan seluruh jajarannya. 8 kali berturut-turut meraih opini WTP bukanlah hal yang mudah dan ini mencerminkan komitmen kuat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.

Menurutnya, capaian ini juga merupakan bukti nyata bahwa semangat reformasi birokrasi dan penguatan akuntabilitas publik terus dijalankan secara konsisten di lingkungan Pemkab Sumenep.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Kami harap capaian ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja dan berinovasi,” imbuhnya.

Baca Juga:  Pemkab Sumenep Pastikan PPPK Aman, Tak Ada Pemutusan Kontrak Meski Ada Efisiensi Anggaran

Politisi PDI Perjuangan itu juga menekankan pentingnya mempertahankan dan bahkan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah ke depannya. Dia menginginkan predikat WTP ini tidak hanya menjadi simbol prestasi administratif, tetapi juga berdampak nyata terhadap peningkatan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga ke depan terus memberikan pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat. Karena pada akhirnya, yang paling penting adalah bagaimana anggaran yang dikelola dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat secara luas,” pungkasnya. (ara/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *