KABAR MADURA | Realisasi program hibah kelembagaan di bawah kendali Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Sumenep kembali berjalan lambat. Hingga pertengahan tahun 2025, dari total 104 lembaga penerima, baru 39 lembaga yang telah menerima bantuan hibah.
Anggaran yang dikelola untuk program hibah kelembagaan tahun ini tergolong besar, yakni mencapai Rp7,59 miliar lebih.
Anggota Komisi IV DPRD Sumenep M. Ramzi menilai kondisi ini harus menjadi perhatian serius Dinsos P3A Sumenep. Dia menegaskan, serapan anggaran program hibah kelembagaan harus optimal agar tidak mengulangi kegagalan tahun sebelumnya.
“Jangan sampai dana yang sudah disiapkan dari APBD tidak terserap maksimal seperti tahun lalu. Ini program yang menyentuh langsung masyarakat, seperti lembaga keagamaan dan rukun kematian. Maka harus ada keseriusan dalam pelaksanaannya,” tegas Ramzi, Senin (30/6/2025).
Pada tahun 2024 lalu, Dinsos P3A hanya mampu menyerap Rp10,33 miliar dari total anggaran Rp11,33 miliar. Akibatnya, sisa anggaran sebesar Rp988,5 juta harus dikembalikan ke kas daerah (kasda).
Ramzi meminta Dinsos P3A lebih proaktif dalam mendorong percepatan verifikasi dan pengumpulan proposal dari lembaga-lembaga yang sudah diusulkan.
“Kalau memang ada kendala administratif, harus segera dibantu fasilitasi. Jangan sampai program yang sudah direncanakan dari awal tahun justru molor lagi,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala Dinsos P3A Sumenep Mustangin mengakui realisasi program hibah tahun ini belum optimal. Saat ini, pihaknya masih menunggu proposal dari 65 lembaga yang diusulkan oleh anggota DPRD Sumenep.
“Sebagian besar yang belum mengajukan itu adalah lembaga keagamaan dan rukun kematian. Kami masih menunggu pengajuan mereka dan tetap akan melakukan verifikasi lapangan,” jelas Mustangin.
Dia juga tidak menampik bahwa kegagalan penyerapan pada tahun lalu disebabkan oleh berbagai kendala administratif dan teknis yang dihadapi lembaga calon penerima.
“Kami upayakan maksimal untuk tahun ini,” pungkasnya. (ara/waw)






Foto masjid yang di lampirkan dimedian onlen itu fota masjid di desaku kak