Fokus Deteksi Dini, Dinkes Pamekasan Intensifkan Edukasi HIV/AIDS

Berita, Kesehatan49 views

KABAR MADURA | Ancaman penularan HIV/AIDS di Pamekasan masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah. Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, sejak Januari hingga 20 November, tercatat 82 kasus HIV/AIDS di Kota Gerbang Salam. Angka itu menunjukkan bahwa penguatan upaya deteksi dini dan pencegahan sangat dibutuhkan agar penyebaran tidak semakin meluas.

Kepala Dinkes Pamekasan dr. Saifuddin menyampaikan, pihaknya terus memasifkan langkah promotif melalui kampanye pencegahan HIV/AIDS kepada berbagai kelompok rentan, mulai dari remaja hingga kelompok berisiko lainnya.

Upaya itu juga diperkuat dengan langkah preventif, yakni meningkatkan edukasi kepada tenaga kesehatan (nakes) tentang pentingnya memberikan pelayanan sesuai standar operasional prosedur (SOP).

Baca Juga:  Internasionalisasi Akademik Menguat, PBA UIN Madura Bangun Kolaborasi Global dengan Universitas di Mesir

“Edukasi ke nakes juga kita lakukan, agar tidak menggunakan jarum berulang, ke tukang cukur juga, agar siletnya tidak digunakan ulang,” ujarnya, Senin (8/12/2025).

Untuk deteksi dini, kata dr. Saifuddin, pemeriksaan diprioritaskan bagi ibu hamil serta kelompok potensial lainnya, seperti warga binaan maupun waria.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Menurutnya, ibu hamil kini wajib menjalani pemeriksaan HIV/AIDS sebagai langkah deteksi awal sekaligus pencegahan.

Dinkes Pamekasan juga menargetkan perluasan kolaborasi dan edukasi lintas sektor untuk menekan penyebaran HIV/AIDS di seluruh wilayah kabupaten.

Baca Juga:  Jelang Tahun Ajaran Baru, Penentuan Lahan Sekolah Rakyat di Pamekasan Belum Final

“Tantangan terbesarnya kadang, kelompok potensial ini tidak mau bermitra dengan kita. Akhirnya tidak terdeteksi. Tapi kami terus mengupayakan langkah preventif, promotif,” tukasnya. (nur/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *