KABAR MADURA | Perkembangan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Sampang cukup lamban. Dari total 180 desa, hanya satu desa yang berani mengambil langkah konkret dengan mengajukan pinjaman modal untuk mengembangkan koperasi mereka.
Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Mikro Diskopindag Sampang Evi Hariati mengungkapkan bahwa hingga saat ini hanya Desa Taman di Kecamatan Sreseh yang tercatat mengajukan pinjaman melalui program Kopdes Merah Putih.
“Hingga saat ini Kopdes yang terkonfirmasi mengajukan pinjaman modal baru Desa Taman Kecamatan Sreseh,” ujarnya, Senin (13/10/2025).
Pengajuan pinjaman tersebut harus dilakukan melalui Sistem Informasi Manajemen (SIM) Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Setiap desa juga wajib bermitra dengan salah satu BUMN, seperti Bulog, Pertamina, atau PT Pos.
Kopdes Taman sendiri diketahui bergerak di bidang usaha gerai, LPG, dan pupuk. Meski begitu, Evi tidak mengetahui pasti berapa jumlah pinjaman yang diajukan desa tersebut, namun batas maksimal pinjaman yang diperbolehkan mencapai Rp3 miliar.
“Dalam pengajuan pinjaman modal ini tidak ada jaminan, namun jika desa tidak mampu membayar angsuran, maka bisa diambil dari dana desa (DD) langsung,” tambahnya.
Penjabat (Pj) Kepala Desa Taman, Imam, membenarkan bahwa mereka telah mengajukan pinjaman senilai Rp1 miliar. Dana itu direncanakan untuk memperkuat usaha sembako dan unit usaha lain di bawah kopdes.
Imam menyebut, proses pengajuan sebenarnya sudah dilakukan sekitar sebulan lalu dan pihak Bank BRI juga telah melakukan survei. Meski demikian, hingga kini belum ada kepastian realisasi.
“Pinjaman ini diharapkan dapat mendukung pengembangan usaha. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di desa kami,” tuturnya.
Sementara itu, Pimpinan Perum Bulog Cabang Madura di Pamekasan Ahmad Rofi’i membenarkan bahwa hingga kini hanya satu kopdes dari Sampang yang resmi bekerja sama dengan Bulog.
“Saat ini baru Kopdes Taman Kecamatan Sreseh, kopdes yang lain masih dalam pendaftaran di aplikasi, kami harap semua kopdes segera melakukan pendaftaran,” singkatnya. (sub/waw)





