Jadi Soko Guru Perekonomian Bangsa, Pemkab Pamekasan Launching 189 Kopdes Merah Putih

Ekonomi86 views

KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan secara resmi melaunching 189 Kopdes Merah Putih, yang tersebar di 13 kecamatan, Senin (21/7/2025).

Kegiatan di Mandhapa Agung Ronggosukowati itu dihadiri langsung Bupati Pamekasan KH Kholilurrahman, Wakil Bupati Pamekasan Sukriyanto, Sekda Pamekasan Masrukin, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, serta perwakilan 189 Kopdes Merah Putih.

Bupati Kholilurrahman menyampaikan, Kopdes Merah Putih menjadi bagian dari piranti yang disiapkan, supaya belenggu kemiskinan di masyarakat bisa terurai. Sebab, Kopdes tersebut diproyeksikan menjadi pusat kegiatan perekonomian, terlebih diyakininya mengefisiensi biaya ekonomi yang selama ini kurang mendukung masyarakat desa.

“Kopdes Merah Putih sebagai soko guru perekonomian bangsa. Koperasi bukan hanya gerakan ekonomi, tapi gerakan rakyat yang menyasar petani, nelayan, dan pelaku UMKM di seluruh penjuru negeri,” paparnya.

Baca Juga:  Masuk Tahapan Seleksi Kompetensi, Ini Tugas dan Tanggung Jawab Manajer Koperasi Merah Putih

Dijelaskannya, Kopdes Merah Putih dibentuk oleh rakyat di tingkat desa, makanya sangat relevan untuk mendukung asta cita Presiden RI Prabowo Subianto, mulai dari mendukung sektor pertanian dalam mencapai swasembada pangan, hingga membangun industri agromaritim berbasis kearifan lokal.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Koperasi telah ikut serta dalam mengantarkan ekonomi Indonesia tumbuh semakin berkualitas. Saya berharap semangat berkoperasi terus ditularkan kepada generasi muda,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Tenaga Kerja (Diskop, UKM dan Naker) Pamekasan Muttaqin menyampaikan, pembentukan koperasi di masing-masing desa dan kelurahan sudah tuntas. Harapannya untuk proses pembuatan NIB, NPWP dan persyaratan administrasi lainnya bisa segera dituntaskan oleh setiap desa dan kelurahan. Tahun 2025 ini harus sudah bisa mulai membuka usaha.

Baca Juga:  6 KDKMP di Bangkalan Siap Beroperasi, Peresmian Tunggu Jadwal Presiden

“Sesegera mungkin setiap koperasi bisa melakukan usaha, walau tidak serentak, tapi dimulai dari usaha yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” tegasnya. (rul/nam)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *