KABAR MADURA | Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pamekasan mengapresiasi kinerja Kepolisian Resor (Polres) Pamekasan. Utamanya yang berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Terbaru, Polres Pamekasan menangkap penjambret yang menyebabkan seorang nenek tewas; hanya dalam hitungan hari dan sebatas berbekal closed-circuit television (CCTV).
PWI Pamekasan mengamini betapa Kapolres Pamekasan AKBP Hendra Eko Triyulianto sejauh ini konsisten dalam menegakkan Kamtibmas. Bahkan, polisi asal Bangkalan ini tidak jarang turun langsung ke lapangan sembari mengomando anggotanya.
“Kamtibmas ini juga berpengaruh terhadap kinerja wartawan. Ketika lingkungan aman, otomatis wartawan bisa menjalankan tugas reportase dengan tenang,” ujar Ketua PWI Pamekasan Hairul Anam, Selasa (13/1/2026).
Alumnus Universitas Annuqayah, Guluk-Guluk, Sumenep itu berharap Polres Pamekasan terus konsisten dalam menjalankan tugas-tugasnya. Dengan begitu, slogan “Polisi untuk Masyarakat” selaras dengan fakta di lapangan.
Untuk diketahui, Polres Pamekasan berhasil meringkus terduga pelaku penjambretan yang menelan satu korban jiwa, Sabtu (10/1/2026). Terduga pelaku berinisial UA, warga Desa Tlagah, Kecamatan Banyuates, Sampang. UA ditangkap di Jalan Raya Rabiyan, Kecamatan Ketapang, Sampang.
Sepanjang 2025, Polres Pamekasan menangani sebanyak 659 kasus tindak pidana kriminal. Ke-659 kasus itu terdiri atas berbagai jenis kasus seperti tindak pidana umum, tindak pidana khusus, dan tidak pidana siber. (nur/rul)






