Kontroversi Pemain Asing Madura United Pikat Hati Pecinta Timnas Indonesia

Olahraga656 views

KABAR MADURA | Jordy Wehrmann menjadi salah satu pemain asing Madura United yang menyita perhatian publik. Pecinta Timnas Indonesia sempat dibuat terpikat hatinya oleh pemain keturunan berdarah Indonesia-Belanda itu.

Ya, gelandang berusia 25 tahun tersebut berhasil menyuarakan kondisi rakyat Indonesia yang masih berada di bawah garis kemiskinan. Termasuk sebagian pesepak bola di Negeri Khatulistiwa ini memilih jadi atlet guna menaikkan taraf hidup keluarganya.

Kondisi tersebut diutarakan Jordy Wehrmann dalam wawancaranya bersama salah satu media Belanda, Soccernews.nl, belum lama ini. Penjelasan Wehrmann ini disambut positif oleh pecinta Timnas Indonesia. Setidaknya itu menjadi atensi sekaligus pelecut pemerintah untuk terus berbenah dalam meningkatkan taraf hidup rakyatnya.

Wehrmann banyak bercerita soal bagaimana dirinya bisa bermain di Liga 1. Terlebih, sebagai jebolan akademi Feyenoord, dia sejatinya memiliki peluang dapat memiliki karir yang cemerlang di Eredivisie.

Baca Juga:  Jadwal Padat Hantui Madura United Jelang Tandang ke Semen Padang

“Saya tipikal orang yang mengalir dalam menjalani takdir,” terangnya.

Di usia emasnya, Wehrmann secara mengejutkan memilih bergabung ke Madura United di Liga 1 2024/2025. Hal itu menjadi sebuah pengalaman baru baginya untuk mengenal tanah leluhurnya lewat Pulau Garam.

Sebagai keturunan Indonesia, Wehrmann mengaku kaget dengan ketimpangan yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menurutnya, perbedaan antara orang miskin dan orang kaya cukup kentara.

“Fans sangat fanatik dan para pemain memberikan segalanya untuk menang. Beberapa anak laki-laki datang dari nol dan bermain sepak bola untuk memberi makan keluarga mereka. Dalam dua bulan mereka bisa mendapatkan apa yang diperoleh orang lain dalam setahun,” kata Wehrmann dikutip dari Soccernews.nl, Rabu (30/10/2024).

Baca Juga:  Taklukkan Persik 2-1, Madura United Akhirnya Keluar dari Zona Degradasi

Menurutnya, perbedaan antara orang kaya dan orang miskin di Indonesia sangat besar. Anak laki-laki dari lingkungan miskin memanfaatkan peluang mereka dengan kedua tangannya. Di Belanda, Wehrmann dan para pesepakbola lainnya cukup dimanjakan. Di Indonesia, dia punya kesadaran berbeda bahwa betapa pesepakbola ada pahlawan bagi sanak-familinya.

Wehrmann sendiri merupakan salah satu pemain keturunan yang memiliki talenta apik. Dia sempat menjadi target naturalisasi PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia pada 2022. Akan tetapi, dia menolak karena sedang proses negosiasi dengan klub sepak bola di Belanda.

Dilihat dari harga pasarannya, Wehrmann berada di angka Rp5,21 miliar. Cukup setara dengan kualitas pemain yang pernah bermain untuk FC Luzern di Liga Swiss. (nam)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *