Kopdes Merah Putih di Pamekasan Belum Jalan, Bupati Beri Atensi Kades

Berita94 views

KABAR MADURA | Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di Pamekasan hingga kini belum ada yang memulai usaha sebagaimana direncanakan. Kondisi tersebut memicu atensi Bupati Pamekasan, Dr. KH. Kholilurrahman.

Kondisi tersebut sama sekali tidak diinginkan oleh Bupati Pamekasan. Oleh karenanya, pihaknya menekankan kepada para kepala desa supaya menjalankan koperasi dengan baik dan benar.

Menurutnya, pengelolaan Kopdes Merah Putih secara maksimal telah berulang kali disampaikan dalam berbagai forum pertemuan dengan para kepala desa. Namun meski sudah berjalan sekitar satu bulan, belum satu pun koperasi memulai kegiatan usahanya.

Baca Juga:  Lima Koperasi Desa di Sumenep Dapat Mobil, Progres Pembangunan Masih Jalan di Tempat

“Kami sedang mem-pressure bagaimana para kepala desa di Pamekasan bisa menangani secara baik, itu sudah kami tekankan di beberapa rapat koordinasi,” paparnya.

Secara administratif, pembentukan Kopdes Merah Putih sudah rampung di 178 desa dan 11 kelurahan se-Pamekasan. Namun demikian, tantangan berikutnya adalah bagaimana pemerintah desa mampu menggerakkan koperasi tersebut agar tujuan memajukan perekonomian desa benar-benar tercapai.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Tenaga Kerja (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan, Muttaqin, menjelaskan bahwa hingga kini progres Kopdes Merah Putih masih berkutat pada tahapan administrasi, seperti pengurusan NPWP, pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), serta pembukaan rekening atas nama koperasi.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Dukung Penuh Pembangunan Yon Teritorial di Tlanakan

Di sisi lain, pihaknya juga masih menunggu regulasi lanjutan terkait keberlangsungan program tersebut. Sehingga Koperasi Merah Putih bisa berjalan maksimal sebagaimana diharapkan bersama.

“Kalau koperasi yang beroperasi belum ada, itu kan terkait dengan pendanaan, kan semua usaha butuh sumber dana yang cukup,” terangnya. (rul/ong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *