Belasan Proyek Drainase Baru Belum Rampung, DPRD Pamekasan Tekankan Pengerjaan Sesuai Prosedur

Berita65 views

KABAR MADURA | Progres pengerjaan proyek drainase oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pamekasan masih tergolong minim. Dari total 12 paket yang direncanakan tahun ini, hingga memasuki pertengahan triwulan ketiga, baru satu paket yang berhasil diselesaikan.

Kepala Bidang (Kabid) Pengembangan Sistem Drainase PUPR Pamekasan Khairil Anwar mengatakan, dari seluruh paket tersebut, satu di antaranya merupakan pekerjaan rehabilitasi, sementara sisanya merupakan proyek drainase baru.

“11 paket dari anggarannya dari APBD murni dan satu sisanya dari insentif fiskal,” jelasnya, Kamis (31/7/2025).

Dia menjelaskan, pengerjaan drainase dilakukan secara bertahap. Saat ini, hanya satu paket yang telah selesai dikerjakan. Sementara 11 paket lainnya dijadwalkan mulai digarap pada bulan Agustus mendatang.

Baca Juga:  DPRD Pamekasan Soroti Kemiskinan dan Pengangguran dalam Pembahasan LKPJ 2025

Menurut Khairil, anggaran untuk masing-masing lokasi bervariasi, yakni berkisar antara Rp91 juta hingga Rp184 juta. Begitu juga dengan panjang drainase yang dikerjakan, mulai dari 87 meter hingga 247 meter.

Adapun distribusi lokasi pengerjaan tersebar di sejumlah kecamatan. Kecamatan Pademawu, Tlanakan, Pegantenan, dan Pamekasan masing-masing mendapatkan dua paket. Sedangkan Kecamatan Kadur, Larangan, Palengaan, dan Batumarmar masing-masing satu paket.

“Panjang pengerjaan ada di setiap lokasi berbeda. Paling pendek 87 meter dan yang paling panjang ada 247 meter,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Komisi III DPRD Pamekasan Armidin menegaskan, pihaknya menekankan pentingnya pelaksanaan proyek drainase agar sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku. Langkah ini dinilai penting guna menghindari potensi kebocoran anggaran maupun temuan penyimpangan.

Baca Juga:  DPRD Pamekasan Turun Tangan, Penyegelan SMK Kesehatan Nusantara Belum Temui Solusi

“Dari rekanan hingga pengawas pengerjaan harus betul-betul dipantau selama proses pengerjaan. Dan setiap kegiatan yang bermitra dengan Komisi III, pasti ada pengawasan,” tegasnya.

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu juga menambahkan, pihaknya akan terus mengawal dan mengawasi secara khusus pengerjaan drainase tersebut. Dia berharap proyek ini dapat membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat Pamekasan. (nur/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *