Mandat Tawarkan Konsep Hilirisasi Potensi Alam Sampang, Pasarkan Komoditi Jadi

News, Berita, Pilkada154 views

KABAR MADURA | Tim pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati Sampang nomor urut 1, KH. Muhammad Bin Muafi Zaini dan H Abdullah Hidayat (Kyai Mamak dan Mas Ab), terus gencarkan penguatan dan solidkan tim pemenangan di berbagai wilayah untuk menuju kemenangan

Tim paslon yang familiar disebut Mandat itu menggelar pengukuhan dan penguatan tim pemenangan di Kecamatan Sreseh pada Sabtu (17/10/2024).

Juru Bicara Tim Pemenangan Mandat Ubaidillah mengatakan, pada sesi dialog dengan warga di Kacamatan Sreseh, Kyai Mamak dan Mas Ab menegaskan bahwa jika terpilih akan berkomitmen mewujudkan harapan masyarakat  wilayah Sreseh dan lainnya.

Salah satu bahasan dialog dari warga berkaitan dengan potensi alam di Kecamatan Sreseh, seperti perikanan, garam, sektor pertanian dan infrastruktur jalan, serta lainnya.

“Untuk meningkatkan perekonomian masyarakat melalui potensi alam ini, Mandat memiliki konsep harus hilirisasi, yakni menciptakan nilai tambah dari pada komoditi yang dimiliki, tidak hanya sebatas barang mentah, sehingga nilai tambahnya bisa signifikan,” ungkap Ubed kepada Kabar Madura, Minggu (20/10/2024).

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Masyarakat juga menginggung pentingnya BUMD atau BUMDes terlibat dalam tataniaga garam. Namun masih memerlukan pengkajian lebih detail, karena tataniaga garam lebih kompleks dibandingkan komoditi lain, seperti tembakau dan semacamnya.

Sedangkan untuk sektor pertanian, Sreseh termasuk wilayah tadah hujan yang tingkat produktivitasnya tidak signifikan. Maka  pendekatannya pada pemenuhan alsintan dan mengurai persoalan pupuk subsidi. Selain itu, persoalan infrastruktur jalan, komitmen Mandat adalah untuk mewujudkan konsep pemerataan.

“Kami realistis saja, untuk persoalan pupuk ini seyogyanya kebijakan pemerintah pusat. Jadi yang bisa dilakukan oleh pemda sesuai kewenangannya, yakni merapikan sistem distribusi dan penerima pupuk melalui updating data RDKK yang ada,” terangnya. (sub/waw)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *