Masuk 5 Besar Tim Penguasaan Bola Terbaik, Modal Madura United Tinggalkan Papan Tengah Klasemen

Olahraga, Headline193 views

KABAR MADURA | Madura United memiliki alasan kuat untuk tetap optimistis menatap lanjutan BRI Super League 2025/2026. Berdasarkan data resmi i-League, Laskar Sape Kerrab tercatat masuk dalam lima besar tim dengan penguasaan bola terbaik hingga pekan keempat. Madura United berada dalam satu jajaran dengan Dewa United, Bali United, Persija Jakarta, dan Persis Solo.

Meski baru mengumpulkan empat poin dari empat laga dan masih tertahan di peringkat ke-11 klasemen sementara, Madura United sejatinya memiliki pondasi yang menjanjikan. Tingginya penguasaan bola menjadi bukti bahwa skema permainan yang diterapkan pelatih Angel Alfredo Vera mulai berjalan sesuai arah.

Dalam empat laga awal, Madura United sudah menghadapi lawan-lawan tangguh. Mereka membuka musim dengan menjamu Persis Solo di Stadion Gelora Madura Ratu Pamelingan (SGMRP) Pamekasan, kemudian bertandang ke markas Persik Kediri. Pada pekan ketiga, Laskar Sape Kerrab menjamu Persita Tangerang, sebelum akhirnya melawat ke kandang Bali United.

Baca Juga:  Pindah Kandang Madura United ke SGB Kantongi Lampu Hijau dari LIB

Konsistensi dalam penguasaan bola tersebut juga tidak lepas dari stabilitas komposisi skuad. Alfredo Vera jarang melakukan rotasi besar-besaran. Nama-nama seperti Miswar Saputra, Pedro Monteiro, Jordy Wehrmann, Karim Palic, Iran Junior, Lulinha, hingga Balotelli, hampir selalu menjadi tulang punggung permainan.

Di bawah mistar gawang, Miswar memang belum mencatatkan cleansheet, tetapi refleks cepatnya berulang kali menyelamatkan Madura United dari kebobolan lebih banyak, termasuk saat menghadapi Bali United.

Sementara di lini pertahanan, Pedro Monteiro menjadi sosok tidak tergantikan. Bek asal Portugal itu tampil konsisten dan solid meski harus berganti-ganti partner. Kemampuannya dalam mengawal pertahanan sekaligus memulai serangan dari lini belakang menjadi nilai lebih.

Sementara trio asing di lini tengah, Jordy Wehrmann, Karim Palic, dan Iran Junior, menjadi mesin penggerak utama. Kombinasi mereka menjaga ritme permainan Madura United tetap stabil. Tingginya dominasi di lini tengah inilah yang membuat penguasaan bola Madura United menonjol dibanding banyak tim lainnya.

Baca Juga:  Pindah Kandang ke Bangkalan, Madura United Percaya Diri Kalahkan Persik Kediri

Untuk sektor depan, duet Lulinha dan Balotelli masih dipercaya meski belum pecah kebuntuan. Keduanya diharapkan segera menemukan ketajaman agar dominasi penguasaan bola bisa terkonversi menjadi gol dan kemenangan.

Manajer Madura United Umar A. Wachdin menekankan pentingnya peningkatan produktivitas. Menurutnya, pihaknya menginginkan tidak hanya unggul dalam penguasaan bola.

“Kami menginginkan Madura United juga bisa unggul dalam perolehan poin,” ujarnya, Rabu (3/9/2025).

Saat ini, Madura United berada di posisi 11 klasemen sementara dengan empat poin dari hasil sekali menang, sekali imbang, dan dua kali kalah. Pertandingan berikutnya, Laskar Sape Kerrab akan menghadapi Bhayangkara FC di SGMRP Pamekasan, Jumat (12/9/2025) mendatang. (nur/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *