KABAR MADURA | Rencana pembangunan gedung kesenian di Pamekasan akhirnya mulai menunjukkan titik terang setelah sekian lama buram. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan memastikan pembangunan itu akan mulai digarap tahun ini.
Kepastian ini menjadi angin segar bagi para pelaku seni yang selama ini menantikan ruang representatif untuk berekspresi. Tidak hanya fokus pada pembangunan gedung kesenian, Pemkab Pamekasan juga berencana mengoptimalkan fungsi taman budaya di Kowel agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh komunitas seni.
Wakil Bupati (Wabup) Pamekasan Sukriyanto menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari strategi besar untuk menghidupkan kembali geliat kesenian di tengah masyarakat. Selain penyediaan fasilitas, pembinaan juga akan dilakukan secara bertahap hingga menyentuh komunitas seni di tingkat bawah agar lebih merata dan berkelanjutan.
“Kami tidak berbicara yang sudah mangkrak sebelumnya, tapi bagaimana upaya kami akan menghidupkan kesenian dan kebudayaan di Pamekasan,” jelasnya, Senin, (13/4/2026).
Ketua Dewan Kesenian Pamekasan (DKP) DKP Arief Wibisono menyambut positif komitmen pemkab dalam merealisasikan pembangunan gedung kesenian tersebut.
Menurutnya, keberadaan gedung kesenian sangat penting sebagai ruang apresiasi sekaligus pengembangan kreativitas para seniman lokal. Dia pun berharap komitmen yang telah disampaikan tidak berhenti pada wacana, melainkan benar-benar diwujudkan secara nyata.
“Penguatan ini perlu sinergitas dari semua sektor, termasuk pemerintah. Mudah-mudahan apa yang menjadi janji pemimpin kita, bisa dengan mudah terlaksana,” ungkapnya. (nur/zul)





