Pemkab Pamekasan Sediakan Lahan 6,7 Hektare untuk Fasilitasi Sekolah Rakyat

KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menunjukkan keseriusannya dalam mendukung program pendidikan inklusif dengan menyiapkan lahan seluas 6,7 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat (SR). Lahan itu berada di Desa Lebbek, Kecamatan Pakong.

Peninjauan langsung dilakukan oleh Bupati Pamekasan KH. Kholilurrahman bersama jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, di antaranya Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Sosial (Dinsos), serta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), Jumat (13/2/2026). Turut hadir Camat Pakong, Kepala Desa Lebbek, dan sejumlah tokoh masyarakat setempat.

Peninjauan itu dilakukan untuk memastikan kelayakan lokasi, mulai dari aksesibilitas hingga kesiapan dukungan masyarakat terhadap rencana pembangunan fasilitas pendidikan tersebut. Pemkab Pamekasan ingin memastikan bahwa lahan yang diusulkan benar-benar memenuhi syarat untuk diajukan ke pemerintah pusat.

Baca Juga:  Pamekasan Matangkan Wisata Halal, Siapkan Regulasi dan Roadmap Menuju Gerbang Wisata Halal Madura

“Ini lokasi yang cukup strategis. Letaknya mendukung dan areanya luas, bagus untuk pengembangan jangka panjang,” ujar Bupati Kiai Kholil.

Dia menilai, lokasi itu cukup strategis karena mudah dijangkau dari berbagai wilayah dan memiliki luas yang memadai untuk pengembangan sarana dan prasarana pendidikan secara berkelanjutan.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

“Kami berharap kehadiran SR ini tidak hanya meningkatkan akses pendidikan bagi masyarakat, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di sekitar kawasan,” ujarnya.

Baca Juga:  Mediasi Gagal, Yayasan Kunci Ilmu Bersikeras Pertahankan Aset SMK Kesehatan Nusantara

Selain lahan di Desa Lebbek, Pemkab Pamekasan juga mempertimbangkan alternatif lokasi lain di Desa Angsanah, Kecamatan Palengaan, sebagai opsi cadangan.

“Sebenarnya ada dua opsi lokasi dan itu akan segera ditentukan dan diusulkan ke pusat,” imbuhnya.

Pemkab Pamekasan akan mematangkan kajian teknis sebelum menentukan lokasi final yang akan diajukan ke pemerintah pusat, dengan harapan pembangunan SR dapat segera direalisasikan demi peningkatan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Pamekasan. (nur/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *