Tinggal bagaimana publik menilai, dari 4 variabel itu apa yang paling nampak sehingga Achmad Fauzi Wongsojudo lolos sebagai calon tunggal.” Wildan Rosaili: Pengamat Politik Sumenep
KABAR MADURA | Pengamat politik Sumenep Wildan Rosaili mengakui kekuatan Achmad Fauzi Wongsojudo yang telah mendesain terjadinya calon tunggal pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Sumenep 2024 ini.
Mengukur kekuatan Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai petahana pada Pilkada Sumenep 2024, yang telah berhasil memborong rekomendasi dari mayoritas partai politik (parpol), Wildan mengatakan ada barometer yang harus ada untuk membuktikan bahwa kekuatan itu benar-benar dari figur Fauzi sendiri.
Dosen Universitas Wiraraja (Unija) Madura itu memberikan 4 variabel yang bisa membuat Achmad Fauzi Wongsojudo sebagai calon bupati yang tanpa lawan politik pada kontestasi politik kali ini.
Wildan Rosaili menyebut bahwa 4 variabel itu di antaranya kekuatan elit politik yang juga terlibat dalam desain politik tanpa lawan itu, juga ada kekuatan akomodasi atau modal politik, karena tidak mungkin rekomendasi itu didapat secara cuma-cuma.
Selain itu, ada variabel prestasi, sebagai petahana, apa saja prestasi yang sudah diberikan Achmad Fauzi Wongsojudo, terutama dalam kemajuan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumenep.
Variabel terakhir adalah dukungan atau kepercayaan publik. Kepercayaan publik yang dimaksud itu, tegas Wildan, sejauh ini belum diketahui. Belum ada hasil survei independen terkait suara Achmad Fauzi Wongsojudo menjelang Pilkada Sumenep 2024 ini.
“Tinggal bagaimana publik menilai, dari 4 variabel itu apa yang paling nampak sehingga Achmad Fauzi Wongsojudo lolos sebagai calon tunggal,” imbuhnya.
Sekadar diketahui, sudah ada 8 parpol di Sumenep sudah resmi mengusung pasangan Achmad Fauzi Wongsojudo dan KH Imam Hasyim. Parpol tersebut di antaranya PDI Perjuangan, PAN, PKS, Partai Demokrat, PKB, PBB, Partai Hanura, dan Partai Gerindra.
- Kekuatan elit politik yang terlibat dalam desain politik
- Kekuatan akomodasi atau modal politik
- Prestasi petahana
- Dukungan dan kepercayaan publik.
Pewarta: Moh. Razin
Redaktur: Wawan A. Husna





