Polisi Kesulitan Ungkap Pelaku Penusukan di Desa Grujugan Pamekasan

Hukum, Berita98 views

KABAR MADURA | Polres Pamekasan terus mendalami kasus penusukan yang menimpa warga asal Desa Grujugan, Kecamatan Larangan, Siti Badi’ah (60). Saat ini, Korps Bhayangkara itu buru terduga pelaku. 

Siti Badriyah menjadi korban penusukan yang dilakukan orang tidak dikenal (OTK) di tokonya pada Selasa (19/8/2025). Korban ditusuk oleh pelaku yang berpura-pura membeli rokok. Kejadian nahas itu mengakibatkan korban mengalami luka-luka di beberapa anggota badannya, seperti di leher, dan harus dilarikan ke rumah sakit. 

Humas Polres Pamekasan AKP Jupriadi mengatakan, hingga kini tidak ada informasi terkait identitas dan keberadaan pelaku. Pasalnya, usai kejadian, pelaku langsung kabur. Polisi juga tidak bisa mendapatkan keterangan lebih lanjut mengenai kasus tersebut. Saat ini korban masih tidak bisa dimintai keterangan lantaran masih dirawat. 

Baca Juga:  Toko Bangunan dan Gudang Kayu di Pasean Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp2 Miliar

Kendati belum bisa mendapatkan keterangan dari korban, pihaknya berjanji akan menuntaskan kasus ini sesuai dengan prosedur yang berlaku. 

“Terkait inisial terduga pelaku dan informasi lainnya masih belum kami kantongi, termasuk motifnya apa, juga perlu pendalaman lebih lanjut,” ungkapnya, Rabu (20/8/2025). 

Sementara itu, Ketua Dear Jatim Pamekasan A. Faisol menegaskan, penyelesaian kasus kriminal di Pamekasan perlu adanya pengawalan dari berbagai pihak. Sebab, menurutnya, banyak kasus kriminal yang tidak terselesaikan secara sempurna di lingkungan Polres Pamekasan. 

Dia menilai, setiap kasus yang gagal ditangani bisa mencoreng integritas dan kepercayaan publik terhadap Polres Pamekasan sebagai penegak hukum. Sebab itu, pihaknya mendesak Polres Pamekasan segera mengungkap kasus-kasus yang ada di kota Gerbang Salam segera diselesaikan. 

Baca Juga:  Sinergi Polri dan Kementan, Kapolres Pamekasan Pimpin Panen Jagung Serentak di Palengaan

“Kami rasa masih banyak kasus yang mandek di Polres (Pamekasan), tidak hanya soal kasus kriminal seperti ini. Jangan sampai kasus-kasu itu hilang tanpa jejak,” tegasnya kepada Kabar Madura. (nur/zul)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *