KABAR MADURA | Tenda pedagang kaki lima (PKL) di Food Colony rusak karena terkena angin sejak beberapa hari lalu. Bagian atas tenda yang awalnya tertutup, kini menyisakan kerangka tenda. Hal itu diungkapkan oleh Plt. Kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan Akh. Dofir Rosidi.
Dia mengatakan, rusaknya tenda PKL itu tidak hanya dikarenakan angin semata. Namun juga ditambah kondisi tenda yang sudah mulai mengalami kerusakan.
“Kemarin dapat laporan dari warga bahwa ada yang rusak karena angin. Tapi sebenarnya bukan karena angin seperti puting beliung, faktor kerusakan juga dipengaruhi kondisi tendanya juga,” ujarnya, Rabu (20/8/2025).
Sementara itu, pedagang di Food Colony asal Kelurahan Bugih, Jaya, menyebut, pihaknya sudah melaporkan kejadian itu ke Diskop UKM dan Naker. Hanya saja, belum ada tindak lanjut hingga saat ini.
Jaya menjelaskan, tendanya rusak sejak satu minggu yang lalu. Namun, diperbaiki secara mandiri. Puncaknya, pada Senin (18/8/2025), atap tendanya semakin rusak akibat angin. Dia berharap ada bantuan dari dinas terkait mengenai kondisi tendanya yang saat ini tinggal kerangka.
“Sebenarnya dari BPBD kemarin mau difasilitasi pinjaman tenda. Tapi terlalu besar ukurannya sampai menutup jalan. Jadi tidak bisa,” ucapnya.
Terpisah, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Ketenagakerjaan (Diskop UKM dan Naker) Pamekasan Muttaqin menuturkan, pihaknya tidak mengetahui terkait insiden tersebut.
“Saya tanyakan dulu,” singkatnya saat dikonfirmasi. (nur)





