KABAR MADURA | Efisiensi anggaran tahun 2025 yang diberlakukan oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi perbincangan hangat di media sosial. Bahkan, tagar ‘efesiensi’ sempat menjadi tranding topik di aplikasi X.
Kegaduhan itu ramai saat mulai bermunculan curhatan karyawan yang mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat imbas dari efisiensi anggaran tersebut.
Salah satunya, unggahan yang datang dari penyiar RRI yang terpaksa dirumahkan akibat efesiensi anggaran pemerintahan Prabowo-Gibran.
Kemudian, unggahan-unggahan serupa juga banyak bermunculan di media sosial yang diunggah oleh sejumlah karyawan dari berbagai perusahaan.
Dilansir dari laman cnnindonesia.com, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, tidak ada PHK yang diakibatkan oleh efesiensi anggaran tahun ini.
Pihaknya mengaku, sedang menunggu rekonstruksi anggaran yang dilakukan pemerintah setelah Prabowo Subianto mengintruksikan efesiensi anggaran. Nantinya, hasil rekonstruksi anggaran tersebut akan dilaporkan ke DPR RI.
“Kita tunggu hasil rekonstruksi dari anggaran yang akan dikeluarkan oh pemerintah,” ucapnya, dilansir dari cnnindonesia.com, Rabu (12/2/2025). (nur/zul)





