Ratusan Santri Demo DPRD Sampang, Serukan Boikot Trans7

Headline, Berita442 views

KABAR MADURA | Ratusan santri dari berbagai pondok pesantren di Sampang menggelar aksi demonstrasi di depan kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sampang, Senin (20/10/2025). Dalam aksi tersebut, mereka menyerukan boikot terhadap stasiun televisi Trans7 yang dianggap telah menayangkan konten melecehkan simbol Islam dan dunia pesantren.

Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Santri Sampang Bersatu Bela Kiai dan Pesantren tiba di lokasi sekitar pukul 10.00 WIB dengan pengawalan ketat dari aparat kepolisian. Mereka membawa berbagai poster berisi kecaman terhadap tayangan yang dinilai menyinggung perasaan umat Islam.

Baca Juga:  Menu MBG 3B SPPG Kertagena Tengah Dipersoalkan, Diduga Ada Selisih dalam Skema Rapel

Koordinator aksi, M. Agus Efendi, menilai tayangan Trans7 itu tidak hanya menyinggung kalangan pesantren, tetapi juga mencederai nilai-nilai keislaman.

“Kami menilai Trans7 tidak memiliki sensitivitas terhadap nilai-nilai keislaman. Tayangan itu bukan sekadar lelucon, tapi bentuk penghinaan terhadap simbol agama,” tegas Agus dalam orasinya.

Aksi ini merupakan bentuk peringatan moral agar media nasional lebih berhati-hati dalam menyiarkan program hiburan.

“Kami menuntut KPI dan DPRD, dan Bupati serta Polres Sampang menyampaikan aspirasi kami ke pusat agar Trans7 diberi sanksi tegas. Jika tidak, kami akan terus turun ke jalan,” tambahnya.

Baca Juga:  Soal Isu Fasilitas Mewah untuk Istri, Bupati Pamekasan: Itu Isu Jalanan yang Tidak Benar

Sementara itu, Ketua DPRD Sampang Rudi Kurniawan menyatakan bahwa pihaknya memahami keresahan para santri dan berkomitmen untuk menyampaikan aspirasi tersebut kepada Komisi Penyiaran Indonesia (KPI).

“Kami memahami kegelisahan para santri, dan kami selaku pimpinan DPRD Sampang menyepakati aspirasi dari kiai dan santri,” ujarnya.

Aksi yang berlangsung selama lebih dari satu jam itu berjalan kondusif. Setelah melakukan doa bersama di depan gerbang kantor DPRD, massa membubarkan diri dengan tertib sekitar pukul 11.30 WIB. (yan/zul)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *