KABAR MADURA | Tahun ini Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) mengalokasikan anggaran sebesar Rp1,3 miliar untuk peningkatan fasilitas layanan kesehatan di Rumah Sakit Abuya Kangean, Kecamatan Arjasa.
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes P2KB Sumenep Moh. Nur Insan menyampaikan, anggaran miliaran itu akan difokuskan pada pengadaan alat kesehatan (alkes), termasuk 40 unit tempat tidur pasien beserta perlengkapan pendukung, seperti rak, lemari, dan peralatan medis lainnya.
“Prioritas kami adalah melengkapi ruang rawat inap baru serta mendukung kebutuhan ICU dan NICU, agar layanan RS Abuya bisa lebih maksimal,” ujarnya kepada Kabar Madura, Rabu (23/4/2025).
Pengadaan alkes itu direncanakan dimulai pekan ini dan dilakukan melalui sistem e-katalog yang dinilai lebih efisien dan transparan untuk mencegah potensi penyimpangan.
Anggota Komisi IV DPRD Sumenep M. Ramzi menekankan agar peningkatan fasilitas di RS Abuya ini berdampak pada pelayanan. Artinya, anggaran itu dibelanjakan untuk fasilitas yang benar-benar dibutuhkan.
“RS Abuya harus benar-benar berfungsi optimal, bukan sekadar bangunan dengan alat-alat canggih, tapi harus dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kepulauan,” ujar Ramzi.
Politisi Partai Hanura itu menambahkan, pihaknya akan terus mengawal program pengadaan ini agar implementasinya berjalan sesuai perencanaan. Dia juga menegaskan pentingnya keberpihakan pada masyarakat kepulauan yang selama ini menghadapi tantangan besar dalam mengakses layanan kesehatan.
“Komitmen anggaran itu bagus, tapi yang lebih penting adalah pelaksanaannya. Jangan sampai pelayanan tetap stagnan meski alat sudah tersedia,” pungkasnya. (ara/zul)





