KABAR MADURA | Dinas Ketahan Pangan dan Pertanian (DKPP) Pamekasan telah memproyeksikan beberapa jenis bantuan alat mesin pertanian (alsintan) untuk disalurkan pada tahun 2025. Sejumlah kelompok tani diprioritaskan untuk mendapatkannya.
Plt. Kepala DKPP Pamekasan Nolo Garjito mengatakan, terdapat sekitar 10 hingga 15 poktan yang diprioritaskan untuk mendapatkan bantuan alsintan tahun depan. Beberapa poktan itu telah mengajukan proposal bantuan, namun tidak bisa terkaver tahun ini.
“Total ada 1.034 poktan se-Pamekasan. Tahun ini, poktan yang mengajukan tidak terkaver semua, jadi diprioritaskan untuk tahun depan,” terang Nolo, Senin (2/12/2024).
Kendati demikian, ungkap Nolo, sejumlah poktan yang menjadi prioritas itu tetap dilakukan verifikasi penerima lebih lanjut. Sebab, dalam realisasinya terkadang sudah ada yang terkaver bantuan dari pusat. Sementara saat ini sudah mulai ada poktan yang telah mengajukan menjadi penerima bantuan alsintan 2025.
“Yang sudah ajukan proposal saat ini masih di bawah 20 poktan. Mungkin nanti akan banyak pengajuan ketika sudah awal tahun,” tambahnya.
Saat ini, lanjut Nolo, pihaknya telah memproyeksikan beberapa alsintan untuk tahun depan, di antaranya mesin perajang 25 unit, cultivator 25 unit, hansprayer 300 unit, dan roda tiga 40 unit. Total anggarannya, mencapai 15 miliar, yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).
Menurutnya, anggaran belasan miliar itu juga mencakup kegiatan lainnya, seperti realisasi jalan usaha tani (JUT) 50 titik, pembangunan irigasi 10 titik, dan sekolah lapang (SL) untuk 36 poktan. Menurutnya, proyeksi tersebut sifatnya masih perencanaan. Artinya, masih berpotensi berubah.
“Jika nanti ada perubahan anggaran, akan kami sesuaikan jumlah per item-nya. Misal yang awalnya 25 unit bisa dikurangi,” tutupnya. (nur/zul)
PERENCANAAN REALISASI BANTUAN PERTANIAN 2025
- Mesin perajang: 25 unit
- Cultivator: 25 unit
- Hansprayer: 300 unit
- Roda tiga: 40 unit
- Sarana pertanian lainnya:
- JUT: 50 titik
- Irigasi: 10 titik
- Sekolah lapang (SL): 36 poktan
Sumber data: DKPP Pamekasan





