Setop Tindak Asusila di Sekolah, Bupati Fauzi: Segera Laporkan jika Ada Guru Bermasalah

KABAR MADURA | Menyikapi maraknya kasus pelecehan seksual di lingkungan dunia pendidikan akhir-akhir ini, Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo menegaskan pentingnya penguatan pengawasan dan pembinaan terhadap sumber daya manusia (SDM) di sektor pendidikan, khususnya para guru.

Bupati Fauzi meminta pengawasan internal antar tenaga pendidik harus menjadi bagian dari budaya kerja. Menurutnya, upaya saling mengingatkan dan berani melaporkan, apabila ada pelanggaran adalah bentuk nyata memperjuangkan kebaikan bersama, terutama untuk stabilitas lingkungan pendidikan.

“Satu sama lain harus saling mengawasi. Siapa yang melaporkan pelanggaran, harus kita apresiasi. Itu adalah bentuk keberanian dan perjuangan untuk kebaikan,” ujarnya.

Baca Juga:  Rektor UTM Sambut Positif Pelibatan Kampus dalam Program MBG

Politisi PDI Perjuangan itu mencontohkan salah satu kasus yang pernah terjadi, di mana ada guru yang terlibat tindakan asusila. Dia menekankan bahwa peristiwa seperti itu tidak boleh terulang dan harus diantisipasi sedini mungkin.

“Kita sudah wanti-wanti sebelum terjadi. Ini tidak boleh dibiarkan. Pembinaan guru itu penting, dan siapa pun yang berani melaporkan masalah, itu artinya berjuang demi masa depan generasi kita,” tegasnya.

IMG-20260612-WA0052
IMG-20260612-WA0047
IMG-20260612-WA0050
IMG-20260612-WA0051
IMG-20260612-WA0049
IMG-20260612-WA0046

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep berkomitmen memperkuat kualitas SDM pendidikan, tidak hanya dalam hal kompetensi, tetapi juga moral dan kepribadian, demi menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bermartabat bagi seluruh pelajar.

Baca Juga:  Tepuk Tangan dan Mutu Pendidikan

“Maka jika sudah ada laporan, maka segera diproses agar ada efek jera kepada yang bersangkutan,” pungkasnya. (ara/zul)

IMG-20260612-WA0113
IMG-20260612-WA0121

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *