KABAR MADURA | Rapat paripurna pertama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep menghasilkan pembentukan tujuh fraksi. Sebanyak 50 anggota DPRD Sumenep hadir dalam rapat yang digelar pada Senin (2/9/2024) tersebut.
Setelah terbentuk, kemudian dikuatkan dengan diterbitkannya Keputusan DPRD Sumenep Nomor:100.3/28/KEP/435.050/2024 tentang pembentukan fraksi-fraksi DPRD Sumenep masa keanggotaan 2024-2029.
Ketua Sementara DPRD Sumenep H. Zainal Arifin mengatakan, tujuh fraksi itu di antaranya PDI- P dengan H. Hosnan sebagai ketua, Fraksi PKB dengan Rasidi sebagai ketua, Fraksi Demokrat dengan Mulyadi sebagai ketua, Fraksi PPP dengan Moh. Asy’ari Mutthar sebagai ketua, Fraksi Nasdem dengan H.Mutaem sebagai ketua, Fraksi PAN dengan Gunaifi Syarif Arrodhy sebagai ketua, dan fraksi gabungan Gerindra-PKS-PBB dengan Holik yang ditunjuk sebagai ketua.
“Pembentukan fraksi ini merupakan tugas pertama yang dijalankan sebagai pimpinan DPRD sementara, dan alhamdulillah sudah terlaksana,” tegas dia.
Sedangkan jumlah kursi dari setiap fraksi tersebut antara lain Fraksi PDI-P memiliki 11 kursi, Fraksi PKB 10 kursi, Fraksi Demokrat 7 kursi, Fraksi PPP 6 kursi, Fraksi PAN 5 kursi, Fraksi Nasdem 5 kursi, Fraksi Gerindra, dan fraksi gabungan dari PKS 2 kursi, Hanura 1 kursi, dan PBB 1 kursi.
Atas sudah terbentuknya fraksi ini, maka selanjutnya kami akan menyusun alat kelengkapan dewan (AKD), mulai dari komisi, badan anggaran, badan kehormatan, panitia khusus, serta AKD lain yang dibutuhkan. Ditargetkan, pada September hingga Oktober mendatang, seluruh AKD bisa terbentuk.
“Pembentukan AKD akan kami usahakan segera terbentuk juga,” tutur H Zainal. (imd/waw)





