Ultimatum Prof AQ: UNIBA Madura Harus Steril dari Narkoba dan Judi Online

KABAR MADURA | Universitas Bahaudin Mudhary (UNIBA) Madura menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan kampus yang sehat, produktif, dan bebas dari pengaruh negatif, khususnya narkoba dan judi online (judol).

Ketua Yayasan Qudsiyah Bahaudin Mudhary Madura Prof. Achsanul Qosasi (Prof AQ) memberikan ultimatum tegas saat menyapa ribuan mahasiswa baru UNIBA Madura. Dia menekankan bahwa kampus harus menjadi ruang yang benar-benar steril dari narkoba maupun judol.

JJS Kabar Madura

“Jika ada mahasiswa atau sivitas akademika yang sudah terjerumus narkoba, hentikan hari ini juga! Jangan pernah mengajak aneh-aneh, katakan tidak pada narkoba. Begitu juga dengan judol, jangan sekali-kali masuk ke dalam lingkarannya,” tegas Prof AQ di hadapan ribuan mahasiswa baru UNIBA Madura.

Baca Juga:  Prof. AQ: KEK Tembakau Madura Jadi Solusi Penguatan Ekonomi Daerah

Prof AQ juga menegaskan bahwa UNIBA bukan hanya tempat belajar, tetapi juga ruang pembentukan karakter generasi bangsa yang sehat, berintegritas, dan berprestasi. Dia menambahkan bahwa lingkungan kampus bersih tidak hanya dari narkoba, tetapi juga dari sampah-sampah yang dapat merusak citra akademik.

Rektor UNIBA Madura Prof Rachmad Hidayat mendukung penuh ultimatum Prof AQ tersebut. Dia menilai kerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Sumenep yang selama ini dilakukan harus semakin diperkuat, agar mahasiswa mendapat pemahaman utuh tentang bahaya narkoba dan dampak serius dari praktik judol.

Baca Juga:  Pendaftar Meningkat, UNIBA Madura Jadi Pilihan Favorit Calon Mahasiswa 2026

“Kampus punya tanggung jawab moral untuk melindungi mahasiswa. Komitmen UNIBA adalah mencetak generasi penerus bangsa yang berkarakter, sehat, dan berprestasi tanpa narkoba maupun judi online,” ungkap Prof Rachmad.

Kegiatan sosialisasi pencegahan narkoba yang rutin dilaksanakan di UNIBA Madura bersama BNN Sumenep menjadi langkah konkret dalam mewujudkan kampus bersih.

“Ultimatum ini sekaligus menjadi peringatan keras bahwa UNIBA Madura tidak memberi ruang bagi narkoba, judol, maupun segala bentuk penyimpangan yang merusak masa depan mahasiswa,” pungkasnya. (ara/waw)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *