KABAR MADURA | Di Pamekasan, tahun 2025 terdapat 12 kasus kematian bayi dari 2.089 persalinan, tahun 2024 sebanyak 67 kasus dari 13.093 persalinan, 2023 terdapat 35 kasus dari 13 ribu persalinan.
Tiga faktor penyebabnya, terjadi masalah pada sistem pernapasan yang mengakibatkan sesak nafas atau asfiksia, berat badan lahir rendah (BBLR) dengan kurang 250 gram, dan kelainan bawaan lahir yang berpengaruh terhadap perkembangan bayi saat sudah lahir.
“Jadi memang ada tiga faktor yang selama ini terinventarisasi dari laporan fasyankes,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan dr. Saifuddin melalui Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat Achmad Syamlan, Kamis (6/7/2025). (rul/waw)





