KABAR MADURA | Sebanyak 4.200 penyandang disabilitas di Sampang masuk dalam data calon penerima bantuan sosial (bansos). Namun, hanya 4.000 orang yang mendapatkan kuota bantuan itu. Sedangkan yang 200 orang lainnya belum masuk dalam program bantuan tersebut.
Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Dinsos PPPA Sampang, Zainal Muttaqin mengatakan, setelah calon penerimanya didata, hasilnya, jumlah penyandang disabilitas lebih banyak ketimbang anggaran yang tersedia.
“Total anggaran yang disiapkan sebesar Rp3 miliar, jadi bisa mengkafer sebanyak 4.000 penyandang disabilitas. Karena masing-masing penerima mendapatkan bantuan Rp750 ribu,” kata Zainal Muttaqin kepada Kabar Madura, Selasa (25/2/2025).
Zainal menjelaskan, mengingat jumlah penyandang disabilitas melampaui kuota bantuan yang ada, kemudian dibuat syarat tambahan. Salah satu syarat tambahannya, penyandang disabilitas yang diusulkan sebagai calon penerima tidak mendapatkan bantuan dari program pemerintah lainnya.
Pendataan penyandang disabilitas di Sampang ditargetkan selesai pada Maret mendatang. Upaya itu dilakukan guna memastikan seluruh penyandang disabilitas mendapatkan akses yang lebih baik. Oleh karena itu, bisa segera diproses untuk mendapatkan surat keputusan dari bupati. Sehingga, bantuan itu dapat segera disalurkan kepada calon penerimanya
Ketua Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Kabupaten Sampang Munawi mengucapkan banyak berterima kasih atas perhatian dari pemerintah. Dia meminta proses pemeriksaan data calon penerima dilakukan dengan cara yang ketat.
“Kami meminta agar pendistribusian bantuan tersebut benar-benar tepat sasaran,” singkatnya. (km90/sub/waw)





