KABAR MADURA | Perubahan status program Universal Health Coverage (UHC) di Pamekasan, yang kini memasuki masa cut off terhitung sejak 1 Oktober 2025, menuai keprihatinan dari Ketua DPRD Pamekasan Ali Masykur.
Dia meminta masyarakat untuk segera mengurus kepesertaan BPJS Kesehatan agar tidak terkendala saat membutuhkan layanan kesehatan.
Ali Masykur menjelaskan, perubahan status tersebut berdampak langsung pada mekanisme keaktifan kepesertaan BPJS Kesehatan. Bagi masyarakat yang iurannya ditanggung oleh pemerintah daerah, proses aktivasi kini memerlukan waktu tunggu tertentu sebelum bisa digunakan untuk berobat.
“Peserta harus menunggu tenggat waktu agar bisa memanfaatkan layanan BPJS, terutama bagi mereka yang pembayaran iurannya mengandalkan intervensi Pemkab Pamekasan,” ujarnya, Rabu (8/10/2025).
Politisi PPP itu menegaskan, penghentian sementara program UHC bukan karena pemerintah daerah enggan membayar, melainkan akibat kondisi keuangan daerah yang tengah menurun. Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya dana transfer dari pemerintah pusat.
“Sudah cut off. Pendapatan daerah kita menurun, jadi pembayaran UHC tertunda. Bukan karena tidak mau membayar, tapi karena faktor keuangan,” jelasnya.
Meski demikian, Ali Masykur memastikan bahwa kondisi ini bersifat sementara. Pemerintah daerah tetap berkomitmen melanjutkan kembali pembayaran program UHC pada tahun anggaran mendatang apabila kondisi keuangan daerah sudah kembali stabil.
Meskipun UHC mengalami cut off, masyarakat masih dapat mengakses layanan kesehatan gratis asalkan memiliki kepesertaan BPJS aktif. Karena itu, ia mengimbau warga agar tidak menunda pengurusan BPJS hingga kondisi mendesak.
“Sebetulnya tidak ada persoalan bagi masyarakat, asalkan tetap memiliki BPJS. Kami berharap masyarakat segera mengurus BPJS hari ini, jangan menunggu sakit dulu baru daftar,” tegasnya.
Ali Masykur juga menyoroti kebiasaan sebagian masyarakat yang baru mendaftar BPJS saat sakit, sehingga kartu belum bisa langsung digunakan untuk berobat.
“Biasanya sakit sekarang, baru ngurus sekarang. Padahal kalau sudah punya dari awal, ketika sakit nanti bisa langsung digunakan. Jadi sedia payung sebelum hujan,” pungkasnya. (rul/ong)





