KABAR MADURA | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan menggelar Pasar Murah di 13 kecamatan secara bergilir selama bulan Ramadan. Program tersebut disambut antusias oleh masyarakat karena tidak ada persyaratan khusus bagi warga yang ingin memanfaatkan program itu. Seperti yang terjadi di Kecamatan Tlanakan.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Pamekasan Muharrom melalui Plt. Kepala Bidang (Kabid) Perdagangan Nahrullah mengatakan, kegiatan Pasar Murah digelar sebagai upaya menstabilkan harga bahan pokok selama Ramadan. Pasalnya, pada periode itu harga sejumlah kebutuhan pokok biasanya mengalami kenaikan.
“Setiap kecamatan stoknya berbeda. Seperti beras, telur, dan bahan pangan pokok lainnya, jumlah yang disediakan tidak sama,” ujarnya, Senin (9/3/2026).
Nahrul menjelaskan, kenaikan harga bahan pangan menjelang dan selama hari besar keagamaan merupakan fenomena yang hampir selalu terjadi setiap tahun. Sebab itu, pemerintah hadir untuk membantu menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.
“Kami bekerja sama dengan Bulog, dinas terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan, dan pihak ketiga lainnya,” tambahnya.
Melalui kegiatan Pasar Murah tersebut, Nahrul berharap, masyarakat bisa terbantu dalam memenuhi kebutuhan pokok di tengah lonjakan harga selama bulan Ramadan. Program ini juga menjadi alternatif bagi warga untuk mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau.
“Selisih dengan harga pasaran, berkisar Rp3.000 hingga Rp5.000. Kami koordinasikan juga dengan camat lalu ke masing-masing kades untuk disosialisasikan ke masyarakat,” tutup Nahrul. (nur/zul)





