KABAR MADURA | Anggaran program Universal Health Coverage (UHC) atau bantuan iuran khusus kepesertaan penerima bantuan iuran daerah (PBID) Sumenep tahun 2025 dinaikkan. Jika pada tahun 2024 dianggarkan Rp87 miliar, di tahun 2025 mendatang menjadi sekitar Rp92 miliar.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep (Dinkes P2KB Sumenep) drg. Ellya Fardasah mengatakan, meningkatnya anggaran itu karena pesertanya diprediksi semakin banyak.
Sedangkan serapan anggaran tahun 2024 ini, sudah sekitar Rp86 miliar. Serapan anggaran itu meningkat setiap bulannya. Sampai saat ini tidak ada tunggakan iuran BPID, sehingga pada akhir tahun dipastikan mencapai Rp87 miliar lebih. Untuk kepesertaan BPID terus bertambah, saat ini ada penambahan sekitar 198 ribu peserta hingga 2025 mencapai 2000 lebih nantinya.
“Anggaran akan terus bertambah, disesuaikan dengan banyaknya peserta,” tegas dia, Minggu (15/12/2024)..
Sementara itu, anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep Sami’oeddin menegaskan bahwa semakin banyaknya anggaran sejak ada penerapan UHC ini perlu dilakukan pendataan ulang. “Agar datanya tetap update, artinya terkadang orang yang meninggal masih masuk data, seperti tahun sebelumnya. Jadi data benar-benar valid ya,” ucap dia. (imd/waw)





